BangkaPos/

Jambret Terpelanting Dhadang Satpam dengan Sepeda

kedua pelaku memakai motor Honda Beat L 4241 PA milik Rio untuk mencari sasaran.

Jambret Terpelanting Dhadang Satpam dengan Sepeda
bangkapos.com/Deddy Marjaya
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Rizky (22) dijebloskan ke sel tahanan Polsek Sawahan Surabaya. Ini setelah warga Jl Banyu Urip Kidul Surabaya itu melakukan penjambretan.

Sebenarnya tersangka Rizky menjambret bersama Rio pada Minggu (4 /11 /2016) di Jl Tembok Dukuh Surabaya. Setelah beraksi, keduanya berhasil kabur.

Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto mengatakan, kedua pelaku memakai motor Honda Beat L 4241 PA milik Rio untuk mencari sasaran.

Saat kedua tersangka melewati Jl Dukuh Kupang Timur Surabaya, kedua melihat korban Annisa yang saat itu menggunakan kalung dan berjalan sambil mendorong kereta bayi bersama suaminya.

“Tersangka mendekati korban dan tersangka Rio merampas kalung milik korban,” jelas Yulianto, Rabu (7/12/2016).

Karena terkejut, korban langsung berteriak jambret. Teriakan tersebut didengar oleh Satpam perumahan tempat korban.

“Satpam di lingkungan rumah korban menghadang kedua pelaku menggunakan sepeda angin miliknya sehingga para tersangka terjatuh dan lari meninggalkan sepeda motornya," jelas Yulianto.

Setelah itu, Rizky dan Rio kabur ke luar Surabaya untuk menghindari kejaran polisi.

Setelah satu bulan dari kejadian, Unit Reskrim Polsek Sawahan mendapati informasi tersangka Rizky ada di rumahnya, Minggu (4/12/2016). tanpa kesulitan polisi membekuk tersangka beserta barang bukti kalung dan motor.

Rizky mengaku terpaksa menjambret karena tidak mempunyai pekerjaan tetap, dan saat itu dirinya butuh uang untuk biaya persalinan anak pertamanya.

"Istri mau melahirkan, tapi saya tidak punya uang. Saya dan Ria akhirnya menjambert," aku Rizky.

Penulis: Fatkul Alamy/Surya

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help