Tidak Dapat Tiket, Bupati Larang Wings Air Terbang di Nabire

Wings Air sering membatalkan penerbangannya. Sehingga, bupati meminta Wings Air untuk menghargainya

Tidak Dapat Tiket, Bupati Larang Wings Air Terbang di Nabire
Tribunnews.com
Ilustrasi: Salah satu pesawat jenis ATR milik Wings Air

BANGKAPOS.COM - Bupati Nabire Isaias Douw mengeluarkan surat resmi yang melarang maskapai Wings Air untuk beroperasi di bandara Nabire, Papua.

Menurut Isaias, pelarangan ini merupakan buntut dari kekecewaannya terhadap pelayanan maskapai yang berada di bawah naungan Lion Group itu.

“Berkaitan dengan kurang kenyamanan pelayanan penerbangan oleh maskapai PT Wings Air di Nabire, sehingga menimbulkan timbulnya ketidakpuasan penumpang yang menggunakan maskapai tersebut,” tulis surat yang memiliki kop bertuliskan Bupati Nabire itu (6/12/2016).

Manajer Lion Group di wilayah Papua Agung Setyo Wibowo membenarkan adanya surat pelarangan operasional Wings Air tersebut.

“Saya belum mengetahui alasan Bupati Isaias mengeluarkan surat tersebut. Namun, ada informasi bahwa beliau sempat mengeluh karena tidak mendapatkan tiket dari Jayapura ke Nabire pada Senin kemarin,” kata Agung seperti dikutip oleh Kompas.com.

Humas Kabupaten Nabire Wendy Eko juga tidak menampik kalau surat bernomer 553/2330/Set itu adalah dari Bupati Isaias.

“Kejadian Wings Air terulang lagi. Maskapai tidak menandai nama Isaias sebagai bupati Isaias. Wings Air sering membatalkan penerbangannya. Sehingga, bupati meminta Wings Air untuk menghargainya, baik sebagai penumpang maupun sebagai Bupati, ujar Eko.

Selain Wings Air, saat ini tercatat Garuda Indonesia Explorer dan Trigana juga beroperasi di Nabire.

Garuda dan Trigana memiliki jadwal terbang dari Nabire sekali sehari, sedangkan Wings Air diberi slot dua kali terbang dari kabupaten itu.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved