Sadis, Gadis Ini Diperkosa dan Dihabisi Kakak Sepupu Gara-gara Keluar Kamar Mandi Pakai Handuk

"Sekitar jam 3 sorenya, pelaku mengaku terangsang melihat korban yang hanya pakai handuk keluar dari kamar mandi. Lalu pelaku memaksa korban untuk...

Sadis, Gadis Ini Diperkosa dan Dihabisi Kakak Sepupu Gara-gara Keluar Kamar Mandi Pakai Handuk
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap Sulfian (29), tersangka pembunuh Ferawati Fajar (19), korban yang ditemukan tak bernyawa di semak-semak Jalan Banteng, Kelurahan Rahandaona, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (5/12/2016).

Baca: Tulisannya Viral di FB Mengagetkan Banyak Orang, Siswi SMA Ini Pun Mendadak Populer

Pelaku ditangkap polisi di Pelabuhan Leato Gorontalo, Jumat (9/12/2016), tempat keluarganya bekerja.

Baca: Malu Disuruh Azan di Depan Kelas, Bocah Ini Malah Bikin Teman-temannya Tercengang

Kasubdit Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Kompol dr Mauluddin yang ikut langsung dalam penyergapan ini mengatakan, usai menghabisi korban, tersangka kemudian melarikan diri ke Gorontalo dengan menggunakan sepeda motor.

Baca: Kocak, Aksi Siswa Ini Bikin Ngakak, Netizen: Bus Paling Hatkor, Jurusan Surabaya-Jogja-Akhirat

"Kita amankan pelaku pada pukul 13.00 Wita di Pelabuhan Leato, Kelurahan Leato Utara, Kota Gorontalo. Besok pagi baru tiba di Kendari," tutur Mauliddin via telepon selulernya, Jumat (9/12/2016).

Baca: Ini Foto Masa Kecil 2 Artis yang Jadi Perbincangan, Siapa Sangka Setelah Gede Malah Perang Dingin

Menurut dia, keluarga tempatnya tinggal tidak mengetahui bahwa tersangka menjadi buronan karena terlibat kasus pembunuhan. Tersangka sendiri telah menikah dan istrinya berdomisili di Kabupaten Konawe Selatan.

"Jadi pelaku kabur dengan motornya lewat Konawe Utara menuju Kabupaten Morowali kemudian lewat Parigi Motong dan terakhir di Gorontalo sama keluarganya," katanya.

Berdasarkan keterangan sementara, motif tersangka tega membunuh korban yang tak lain sepupunya itu akibat pengaruh minuman keras.

"Sekitar jam 3 sorenya, pelaku mengaku terangsang melihat korban yang hanya pakai handuk keluar dari kamar mandi. Lalu pelaku memaksa korban untuk berhubungan intim, korban sempat melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku,” tambah Mauluddin.

Karena korban melawan, pelaku memukul wajah korban kemudian mencekiknya. Setelah korban tidak berdaya, ia pun melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban.

"Sambil menunggu gelap, Sulfian memasukkan tubuh korban ke dalam drum penampung air di belakang rumah yang ditumpanginya. Lalu sekitar pukul 19.00 Wita malam, ia menggendong sendiri tubuh Fera kemudian membuangnya ke semak-semak pinggir sungai lokasi temuan mayat korban," terangnya.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help