Antisipasi Pelanggaran Pemilu, Sentra Gakumdu Bateng Terbentuk

"Kita bentuk sentra gakumdu ini karena hari pencoblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Babel susah semakin dekat,"

Laporan wartawan bangkapos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panwaslukab Bangka Tengah (Bateng) membentuk sentra penegakan hukum terpadu (gakumdu), selasa (13/12/2016).

Sentra Gakumdu tersebut terdiri dari kepolisian yakni Polres Bateng, kejaksaan negeri Koba serta panwaslukab Bateng.

Pembentukan sentra gakumdu yang digelar di sekretariat Panwaskab Bateng, dibentuk untuk menangani dan menerima aduan-aduan pelanggaran yang masuk dalam ranah pidana pada Pemilu Babel 2017.

Ketua Panwaslukab Bateng, Yudi Purwanto mengatakan, pembentukan sentra gakumdu terdiri dari tiga orang penasehat, tiga anggota, empat perwakilan panwaslu, tiga dari Kejari Koba dan enam dari Polres Bateng.

"Kita bentuk sentra gakumdu ini karena hari pencoblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Babel susah semakin dekat," ucapnya.

Pembentukan sentra gakumdu di Bateng sendiri bertujuan agar pelanggaran dalam pilkada gubernur dan wakil gubernur Babel pada 15 februari 2017 mendatang yang masu dalam ranah pidana dapat ditangani di sentra gakumdu.

"Dengan adanya sentra gakumdu ini, semua pelanggaran pemilu yang masuk ranah pidana dapat secepatnya ditindak sesuai prosedur yang berlaku, baik tingkat panwaslu, kepolisian, maupun kejaksaan negeri," jelasnya.

Ia berharap dengan terbentuknya gakumdu, dapat terjalin hubungan yang saling bersinergi antara panwaslu, kepolisian dan kejaksaan dalam mensukseskan pilkada Babel.

"Mudah-mudahan dengan adanya sentra gakumdu ini kita bisa semakin bersinergi lagi unntuk mewujudkan pilkada yang jujur dan adil," harap Yudi.

Penulis: tomi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved