BangkaPos/

Ditusuk Teman Nongkrong, Amir Tergeletak di Rumah Warga

Luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan dan luka robek pada pergelangan sikunya sempat membuatnya kritis saat dilarikan ke RSBT

Ditusuk Teman Nongkrong, Amir Tergeletak di Rumah Warga
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Unit Reskrim bersama identifikasi Polres Pangkalpinang yang di pimpin Kasatnya, AKP M. Saleh saat melakukan olah TKP di Jalan Prajurit Kakao Usman Lontong Pancur Pangkalpinang, Sabtu (10/12/2016) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Warga Lontong Pancur Pangkalbalam Pangkalpinang, Amir (26) tergeletak di teras rumah warga, Sabtu (10/12) sekitar pukul 21.00 Wib.

Luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan dan luka robek pada pergelangan sikunya sempat membuatnya kritis saat dilarikan ke RSBT Pangkalpinang.

Beruntung nyawanya kemudian dapat diselamatkan setelah mendapat penangan medis dari petugas RS tersebut.

Meskipun korban sempat masuk ICU atas kejadian ini. Kejadian ini merupakan penusukan yang dilakukan rekan sekaligus tetangganya sendiri AN tak jauh dari kediamannya.

Informasi yang di dapat di tempat kejadian perkara (TKP), keduanya sebenarnya nongkrong bareng --- di depan gang -- rumahnya tersebut.

Adanya cekcok mulut yang membuat rasa ketersinggungan, membuat AN melampiaskan kemarahannya.

Sejumlah darah bekas tusukan korban masih terlihat berceceran di lokasi kejadian. Ceceran darah bahkan menempel di sebuah gitar berwarna kuning yang sempat dimainkan keduanya.

Unit Reskrim bersama identifikasi Polres Pangkalpinang yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP M. Saleh langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti dan ceceran darah ikut di ambil guna melakukan penyelidikan.

Kasat mengatakan korban dan pelaku saling mengenal dan merupakan tetangga berhadapan rumah. Entah kenapa sebabnya perkelahian bisa terjadi dan menimbulkan korban luka.

"Infomasinya mereka cekcok hingga berujung pada penikaman, saat ini kita masih lakukan penyelidikan," katanya mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P, Minggu (11/12).

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pemeriksaan saksi dalam kejadian ini masih berjalan.

"Kita masih lakukan penyelidikan kepastian kejadiannya," ujar kasat.

Sejumlah warga memadati lokasi kejadian penusukan sesama rekan nongkrong ketika polisi melakukan olah TKP.

Beberapa warga dan Ketua RT setempat mengakui bahwa antara korban dan pelaku memang merupakan warga di lingkungan tersebut.

Informasi yang di dapat keduanya bahkan sering nongkrong dan meminum minuman keras (Miras) di jalanan masuk gang setiap malam. (bow)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help