Hendra: Prof Mega Terkejut Melihat Ketakong Ada di Mana-mana

"Kemarin, saat mengunjungi Open Pit, Prof Mega terkejut saat melihat ketakong ada di mana-mana,"

Hendra: Prof Mega Terkejut Melihat Ketakong Ada di Mana-mana
posbelitung/subrata
Hendra, salah satu Tim Perwakilan Geopark Belitung saat memberikan penjelasan seputar pengembangan Geopark di Open Pit, Kelapa Kampit, Selasa (13/12/2016). 

Program Pertama Geopark, Di Open Pit Perlu Dibuat Taman Ketakong

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Salah satu Tim Perwakilan Geopark Belitung, Hendra menjelaskan, geopark tidak melulu berbicara bebatuan, namun ruang kerja dan pembagiannya terdiri dari tiga. yaitu; GeoDiversity, BioDiversity, dan CultureDiversity.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam pengembangan Geopark Open Pit di KelapaKampit, diantaranya pembuatan Taman Ketakong (Kantong Semar).

Dengan demikian, selain berbicara keanekaragaman bebatuan (GeoDiversity), Geopark juga berbicara seputar keanekaragaman tumbuhan (BioDeversity), disamping budaya (CultureDiversity).

"Kemarin, saat mengunjungi Open Pit, Prof Mega terkejut saat melihat ketakong ada di mana-mana," kata Hendra dalam paparan Geopark, bertempat di Kantor Desa Senyubuk Kelapa Kampit, Selasa (13/12/2016).

Bahkan, kata Hendra, di Bandara Changi Singapura, ada di suatu sudut ruang di mana tumbuhan Ketakong menjadi salah satu hiasan ekslusif di bandara tersebut.

Selain pembuatan Taman Ketakong, program lain yang bisa dilakukan di Open Pit, diantaranya; pemasangan Sign Board senilai Rp 50 juta, dan Bangunan Informasi bagi wisatawan.(*)

Penulis: subrata
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved