Terungkap, Fahri Hamzah Sebut Selama Setahun Semua Kader Diperintahkan untuk Menekan Saya

“PKS harus mengambil pelajaran karena migrasinya kelompok-kelompok pengajian, gerakan mahasiswa dan sebagainya ke dalam negara sehingga adalah..."

Terungkap, Fahri Hamzah Sebut Selama Setahun Semua Kader Diperintahkan untuk Menekan Saya
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Fahri Hamzah, saat menghadiri Musyawarah Nasional ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Senin (14/9/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan putusan PN Jakarta Selatan yang mengabulkan seluruh gugatannya adalah merupakan hadiah bagi kader PKS di seluruh Indonesia.

Baca: Ahok Tertangkap Kamera Muncul dari Tempat Urut Usai Sidang

Dengan keputusan ini maka semua kader tidak lagi harus menghadapi dilema karena selama ini dari pihak PKS yang menjadi tergugat melarang seluruh kader untuk melakukan komunikasi dengan dirinya.

Baca: Curhat, Irfan Bachdim Menangis Bahagia Indonesia Menang Lawan Thailand 2-1

“Putusan PN Jakarta Selatan ini sangat gamblang dan ini hadiah. Selama setahun ini semua kader dilematis. Mereka diperintahkan untuk menekan saya bahkan setelah ada putusan provisi sebelumnya bahwa tidak boleh ada tindakan apapun terhadap diri saya. Semua kader dilarang berkomunikasi dengan saya. Bahkan fraksi pun dilarang. Semua seolah diseret untuk melanggar hukum. Pada setiap warga negara harus patuh pada hukum,” ujar Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Baca: Minta Maaf di Akun Facebook, Wanita Pencakar Polisi Ini Malah Berbalas Protes dan Sindiran Netizen

Fahri pun bersyukur atas putusan pengadilan ini karena gugatan dirinya ini bisa memberikan pelajaran penting pada PKS untuk bisa menjadi partai yang modern.

Baca: Menteri Keuangan Minta 8 Konglomerat Indonesia yang Tidak Punya NPWP Manfaatkan Tax Amnesty

Sebagai partai modern maka PKS harus mau menerapkan standar-standar yang sudah ditentukan oleh negara dan tidak boleh mengabaikan hal itu.

Baca: Hari Ini 105 Tahun Lalu, Ekspedisi Amundsen Taklukkan Kutub Selatan untuk Pertama Kali

“PKS harus mengambil pelajaran karena migrasinya kelompok-kelompok pengajian, gerakan mahasiswa dan sebagainya ke dalam negara sehingga adalah kewajiban kita semua untuk menstandarisasi perilaku dengan perilaku negara.Keputusan pengadilan juga menegaskan bahwa untuk membangun masyarakat madani juga hanya bisa dilakukan dengan  cara-cara yang beradab,” ujarnya.

Selain itu PKS juga harus bisa belajar untuk terbuka jika memang ingin menegakan demokrasi karena kalau tidak terbuka maka orang akan meragukan partai tersebut karena bagaimanapun partai merupakan tiang demokrasi.

”Partai adalah cermin negara maka sikap para pengurusnya harus negarawan,” katanya.

Dengan keputusan ini, Fahri akan segera berkirim surat pada majelis syuro PKS agar bisa melakukan evaluasi terhadap jajaran pengurus PKS karena tindakan-tindakan para pengurus inti PKS yang selama ini dinilainya kontraprodukti dan sama sekali tidak mencerminkan PKS yang sebenarnya.

Hal ini tujuannya agar PKS bisa menjadi partai modern yang bisa membawa perubahan baik bagi kehidupan beragama dan berbangsa.

“Saya akan segera berkirim surat pada Majelis Syuro untuk melakukan evaluasi. Hal ini karena  tindakan-tindakan yang telah diperbuat selama ini telah mencoreng wajar partai. Putusan pengadilan ini menegaskan bahwa mereka telah melakukan tindakan melawan hukum, maka hal itu sudah cacat. Kalau saya saja mereka bisa pecat karena alasan membela Setya Novanto yang terakhir malah terbukti Novanto tidak bersalah, maka seharusnya terhadap orang yang telah diputuskan oleh pengadilan melanggar hukum harus ada tindakan. Tidak boleh hanya karena mentang-mentang mereka senior, maka mereka boleh melanggar hukum,” ujarnya.

Penulis: Johnson Simanjuntak

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved