Fahri Hamzah Sebut Negara Tidak Boleh Berbisnis dengan Rakyat

"Bahaya kalau pemerintah main-main. Negara bukan outsourcing, karena itu tidak bisa dijalankan dalam prinsip bisnis. Lalu negara berpandangan..."

Fahri Hamzah Sebut Negara Tidak Boleh Berbisnis dengan Rakyat
Youtube
Fahri Hamzah 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pemerintah tidak bisa lepas tanggung jawab terhadap pekerja pemerintahan yang belum berstatus pegawai negeri sipil (PNS), setelah revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca: Bikin Heboh, Akun Ini Janji Bikin Video Mesum Bila Indonesia Menang atas Thailand Jadi Viral

Fahri Hamzah menyampaikan hal itu saat menerima perwakilan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Presidium Komite Nasional Revisi UU ASN di ruang Pimpinan DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Baca: Mengaku Seorang Imam, Lelaki Ini Dapat Izin Pakai Tanduk untuk Foto SIM

"Bahaya kalau pemerintah main-main. Negara bukan outsourcing, karena itu tidak bisa dijalankan dalam prinsip bisnis. Lalu negara berpandangan, jangan dia yang baru saja bisa bayar lebih murah. Negara bukan bisnis dan tidak boleh berbisnis dengan rakyat," tutur Fahri.

Baca: Lionel Messi Nikahi Kekasih Masa Kecilnya Tahun 2017 Mendatang

Fahri menyatakan pihaknya akan usulan revisi UU ASN dalam rapat pimpinan (rapim) dan rapat badan musyawarah (Bamus) saat masa reses.

Fahri juga meminta kepada Anggota Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka mengawal proses revisi UU ASN sampai ke pemerintah.

Baca: Pekan Depan, Polisi Akan Panggil Penyerang Aiptu Sutisna

Rieke merupakan pengusul revisi UU ASN. "Bila perlu ada yang melobi Menkeu juga, dia agak takut kalau kedatangan orang-orang baru, katanya negara mau berhemat," kata Fahri.

"Kita harus ceritakan bahayanya kalau yang sudah bekerja dan berpengalaman tidak diangkat (jadi PNS). Meringankan beban orang itu meringankan beban kita semua," tambahnya.

Penulis: Ferdinand Waskita

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved