SMA Setia Budi Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

SMA Setia Budi Sungailiat menyelenggarakan kegiatan bazar kewirausahaan dan pentas seni

SMA Setia Budi Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa
bangkapos.com/Nurhayati
Para siswa di SMA Setia Budi Sungailiat saat melakukan transaksi jual beli pada kegiatan bazar kewirausahaan dan pentas seni, Kamis (15/12/2016) di Halaman SMA Setia Budi Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- SMA Setia Budi Sungailiat menyelenggarakan kegiatan bazar kewirausahaan dan pentas seni yang berlangsung selama tiga hari mulai, Kamis (15/12/2016) hingga Sabtu (17/12/2016) di Halaman SMA Setia Budi Sungailiat.

Kegiatan ini merupakan workshop bantuan pemerintah program kewirausahaan di SMA dimana SMA Setia Budi Sungailiat mendapatkan dana sebesar Rp 200 juta. Uang tersebut digunakan untuk persiapan, sosialisasi, pengembangan kurikulum, motivasi dan kewirausahaan dan diberikan kepada kelompok wirausaha siswa.

"Ada sebanyak 48 kelompok wirausaha siswa dimana masing-masing kelompok mendapatkan 1.525.000. Jadi lebih kurang dari dana Rp 200 juta tersebut, sebesar Rp 72 juta kembali kepada siswa. Harapan pemerintah uangnya nanti akan ada laporan kepada pusat dan ini nanti akan menjadi acuan untuk dana tahun berikutnya. Kelompok wirausaha siswa ini dilaksanakan oleh kelas 10 SMA Setia Budi," jelas Kepala SMA Setiabudi Ujang Risman kepada bangkapos.com, Kamis (15/12/2016) di SMA Setia Budi Sungailiat.

Bantuan tersebut diperoleh SMA Setia Budi Sungailiat dari pemerintah pusat di Bandung dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 19 hingga 21 Juli lalu.

Dimana ada tiga SMA yakni SMA Setia Budi Sungailiat, SMA Negeri 2 Pangkalpinang dan SMA Negeri 1 Manggar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan pemerintah program kewirausahaan di SMA.

"Ada 204 sekolah se Indonesia yang menerima bantuan pemerintah program kewirausahaan di SMA ini," kata Ujang.

Menurutnya, tujuan program kewirausahaan di SMA ini untuk mengimplementasikan mata pelajaran prakarya dan kewiraswastaan. "Jadi akan memperkuat kurikulum tingkat satuan pendidikan," kata Ujang.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan mengkaji kompetisi dasar mata pelajaran, prakarya dan kewirausahaan (PKWU) dan merumuskan rancangan program kewirausahaan di SMA.

"Dari bantuan tersebut pemerintah mengharapkan terwujudnya kurikulum tingkat satuan pendidikan, terwujudnya perangkat pemetaan dan terwujudnya program kewirausahaan," ungkap Ujang.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved