Akhirnya Pemerintah Putuskan Ujian Nasional Tetap Berjalan

"Guru yang sudah disertifikasi tentunya ditingkatkan dari waktu ke waktu kemampuannya sehingga akan ada evaluasi kinerja..."

Akhirnya Pemerintah Putuskan Ujian Nasional Tetap Berjalan
Kompas.com/ Syahrul Munir
Siswa kelas XII SMK NU Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (30/3/2016) tengah melakukan simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan untuk tetap memberlakukan Ujian Nasional (UN).

Baca: Tiga Hari Berturut-turu, Fenomena Awan Berbentuk Pusaran Angin Menaungi Wilayah Ini

Demikian hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/12/2016) sore.

Baca: Terkuak, Ternyata Ini Alasan Mario Namai Aryani di Kontak HP-nya Sebutan Perempuan Setan

"Diputuskan UN itu tetap. UN yang sekarang berlaku, tetap diberlakukan begitu," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung seusai rapat terbatas.

Baca: Sssttt, Ini Dia Karakter Wanita Berdasarkan Hari Kelahirannya

Meski demikian, pemerintah akan tetap melakukan sejumlah langkah penyempurnaan agar UN dapat menjadi pendongkrak intelektualitas murid.

Pertama, pemerintah terus mendorong perbaikan kualitas guru.

Baca: 10 Pemandangan Ini Bikin Kamu Mikir Dua Kali Kalau Ingin Berenang di Laut!

"Guru yang sudah disertifikasi tentunya ditingkatkan dari waktu ke waktu kemampuannya sehingga akan ada evaluasi kinerja guru," ujar Pramono.

Kedua, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga akan meningkatkan kualitas kisi-kisi UN.

Sebelumnya, penyelenggaraan UN direncanakan untuk dihentikan sementara pada 2017.

"Saya mengajukannya ke Presiden karena nanti perlu ada inpres," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kamis (24/11/2016) di Jakarta.

Menurut dia, moratorium UN dilakukan untuk memenuhi putusan Mahkamah Agung pada 2009. Putusan ini memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tahun 2007.

Dalam putusan itu, pemerintah diperintahkan meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, serta akses informasi di seluruh Indonesia.

Kualitas guru serta sarana dan prasarana yang memadai diperlukan bagi pelaksanaan UN.

Penulis : Fabian Januarius Kuwado

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved