Kaleidoskop 2016

POPULER 2016 : Kabar Sembilan Naga Larang Sandiaga Uno Maju Pilkada

Apa sebenarnya pengaruh para taipan yang dikenal cukup melagenda di dunia bisnis tanah air.

POPULER 2016 : Kabar Sembilan Naga Larang Sandiaga Uno Maju Pilkada
Kahfi Dirga Cahya
Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/8/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kalaedoskop 2016, satu diantara kabar yang menghebohkan adalah pengakuan Calon Wakil Gubernur Jakarta yang dilarang maju Pilkada.

Berita yang diterbitkan bangkapos.com pada 14 September 2016 itu mengutip tribunnews.com. Pada berita itu Sandiaga Uno disarankan untuk tidak maju PIlkada oleh pengusaha sembilan naga.

Apa sebenarnya pengaruh para taipan yang dikenal cukup melagenda di dunia bisnis tanah air.

"Semua pengusaha saya datangi, termasuk sembilan naga. Semua bilang jangan maju. Kenapa, karena mereka tahu saya tidak bisa dikontrol,"ujar Sandiaga dalam diskusi di sekretariat Komite Jakarta Tentram, Jakarta Selatan, Minggu (12/9/2016).

Walaupun disarankan untuk tidak maju, Sandiaga atau yang akrab dipanggil Sandi itu memutuskan untuk tetap maju. Setelahnya, ia akui banyak yang menudingnya sebagai pengusaha boneka, yang maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, mewakili kelompok tertentu.

"Padahal saya tidak meminta sepeser pun dari pengusaha. Jadi dia hembuskan ini pengusaha boneka, ada kepentingan," ujar Sandi.

Sandi menduga karena ia dikenal tidak bisa diatur, maka segala macam upaya dilakukan untuk mengganjal langkahnya, termasuk dengan menghembuskan isu pengusaha boneka yang hendak maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Di bilang pengusaha boneka lah, apa lah. Padahal korupsi itu ada yang ngurus, pengadilan. Pernah nggak saya dipanggil pengadilan saya belum pernah, (jadi) saksi saja saya nggak pernah," ujarnya.

Siapa Sembilan Naga?

Jika kita mengetik kata Sembilan Naga di website pencarian google, maka ada beberapa nama yang muncul diantaranta Sugianto Kusuma dan Tommy Winata.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved