PDAM Tirta Bangka Diminta Untuk Membuat Usaha Air Kemasan

Bupati Bangka Tarmizi Saat memberikan apresiasi kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangka

PDAM Tirta Bangka Diminta Untuk Membuat Usaha Air Kemasan
IST
Bupati Bangka meninjau PDAM Tirta Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Tarmizi Saat memberikan apresiasi kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangka, karena kinerja yang baik serta laporan hasil pemeriksaan BPK maupun BPKB sudah sangat bagus.

PDAM Tirta Bangka saat ini sudah memperoleh keuntungan dan tidak ada utang,” kata Tarmizi Saat, Bupati Bangka pada perayaan HUT ke 25 PDAM Tirta Bangka, Rabu (21/12) di Kantor PDAM Tirta Bangka Sungailiat.

Tarmizi mengharapkan bila Peraturan Daerah ( Perda ) tentang Sumber Air Baku sudah diselesaikan agar dapat dimatangkan sehingga PDAM Tirta Bangka dapat membuat anak perusahaan dalam bidang usaha membuat air kemasan, untuk itu Bank BRI agar dapat membantu dengan bunga rendah.

“ Usaha air kemasan yang nantinya menjadi anak perusahaan PDAM Tirta Bangka agar manajemennya di pisahkan,” jelasnya.

Bupati Bangka menginginkan PDAM Tirta Bangka bisa seperti PDAM di Kulonprogo yang dapat meraih keuntungan besar dari anak perusahaannya dalam mengelola air kemasan.

Selain itu Bupati menginginkan PDAM Tirta Bangka meningkatkan jumlah pelanggan dari perusahaan dan perumahan, tempat ibadah termasuk dalam penyediaan air untuk persiapan kawasan ekonomi khsusus pariwisata di Sungailiat agar dirancang karena membutuhkan air yang banyak seperti lapangan golf.

PDAM Tirta Bangka dapat membuat visi yang visioner hingga 50 tahun kedepan, termasuk dalam rekrutmen pegawai meskipun banyak titipan agar dites, bila tidak lolos seleksi jangan dipakai, pakai tenaga yang profesional,” tandasnya.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat PDAM Tirta Bangka diminta Bupati untuk membuat Satgas reaksi cepat untuk menangani bila terjadi gangguan dalam suplay air kepada pelanggan.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Bangka Welidra Basir menyampaikan perkembangan PDAM Tirta Bangka masa kepemimpinannya sejak dilantik 7 Maret 2014, dengan langkah awal melakukan pembersihan ditubuh PDAM Tirta Bangka dari korupsi, tanpa pungli, mark up dan terus dilakukan pembinaan untuk perbaikan manajemen.

Dijelaskannya, dari sisi keuangan pada tahun 2014 PDAM Tirta Bangka masih mengalami kerugian secara neraca sekitar Rp 1,7 Milyar dan pada tahun 2015 hasil audit sudah mendapat laba.

“ Selama memimpin PDAM Tirta Bangka sempat mengalami kekurangan gaji pegawai selama 1 bulan dengan jumlah sekitar Rp 100 juta, karena itu saya sempat ingin menggadaikan rumah namun karena kebaikan Bupati Bangka, Sekda Bangka dan dewan Pengawas sebagai tempat mengadu dapat dibantu dan ditanggulangi,” ungkap Welly.

Menurutnya, Kondisi PDAM Tirta Bangka dapat stabil setelah 3 bulan penyesuai tarif, hingga saat ini belum menggunakan dana penyertaan modal murni, namun menggunakan dana dari APBN hampir Rp 35 milyar.

HUT ke 25 PDAM Turta Bangka ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi, yang dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, unsur pimpinan lainnya di kabupaten Bangka, Kepala SKPD dan undangan lainnya.

Kesepatan tersebut Manajemen PDAM Tirta Bangka menyerahkan penghargaan kepada pegawai teladan dan kenaikan pangkat bagi pegawai yang akan memasuki masa pensiun.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help