Perampok Bantai Satu Keluarga, 6 Tewas dan 5 Kritis Terkunci Dalam Kamar Mandi

Satu keluarga di Jalan Pulomas Utara No 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, dibunuh.

Perampok Bantai Satu Keluarga, 6 Tewas dan 5 Kritis Terkunci Dalam Kamar Mandi
Istimewa
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pembantaian satu keluarga terjadi pada akhir tahun 2016.

Satu keluarga di Jalan Pulomas Utara No 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, dibunuh.

Enam orang tewas karena disekap di dalam kamar mandi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan telah terjadi perampokan yang menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.

Korban meninggal dunia yaitu Ir Dodi Triono, Diona Arika Andra, Dianita Gemma Dzalfayla, Amel, Yanto dan Tasrok.

Sedangkan lima orang masih hidup yaitu Emi, Zanette Kslila Azaria, Santi, Fitriani dan Windy.

Kronologi kejadian berawal saksi yaitu Sheila Putri datang ke Pospol Kayuputih sekitar pukul 09.25 WIB. Dimana telah terjadi perampokan di rumah mewah yang mereka tinggali.

"Semua korban dimasukkan dalam satu kamar mandi ukuran 1,5 m X 1,5 m dan posisi terkunci dari luar. Para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," ucap Argo saat dihubungi di Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (27/12).

Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata 6 orang sudah dalam kondisi meninggal dan 5 orang masih hidup dan rawat di rumah sakit.

Keenam orang yang tewas adalah Dodi Trino (69), pemilik rumah, bersama dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian Amel, teman anak pemilik rumah serta dua sopir, yaitu Yanto dan Tasrok, ikut meregang nyawa.

Sedangkan lima orang yang ditemukan dalam keadaan hidup adalah Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23).

Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved