Pembunuhan Sadis di Pulomas

Pelaku Terkecoh Hanya Ambil Power Supply, Rekaman CCTV Kini Ada di Polisi

Kapolsek Pulogadung, Kompol Andi B Rahman menegaskan pembunuh Dodi tidak sempat mengambil decoder closed circuit television (CCTV).

Pelaku Terkecoh Hanya Ambil Power Supply, Rekaman CCTV Kini Ada di Polisi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengusut kasus pembunuhan dan dugaan perempokan di Komplek Pulomas Residence, Jalan Pulomas Utara nomor 7A, RT 12/16 Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur pada Selasa (27/12/2016) pagi. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pelaku penyekapan 11 orang di Pulomas Utara no 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur kemarin, diduga telah mengambil satu unit Power Supply CCTV dari rumah Dodi Triono.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Andi B Rahman menegaskan pembunuh Dodi tidak sempat mengambil decoder closed circuit television (CCTV).

"Pelaku sempat mengambil power supply," kata Andi di lokasi kejadian, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Baca: Putri Dodi Triono Melihat Dua Orang Masuk Pekarangan Rumah Todong Sopir

Menurutnya, saat ini decoder CCTV tersebut sudah diambil penyidik kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menduga pelaku sempat terkecoh karena berniat mengambil kaset rekaman CCTV namun yang diambil justru power supply, atau alat untuk menghidupkan kamera pengintai.

Baca: Dodi Triono Bersama Putri dan Sopir Mau Kabur Tapi Mobilnya Dicegat Pelaku Berpistol

Ia juga enggan membeberkan informasi lebih lanjut dari hasil pemeriksaan CCTV.

"Tidak bisa kami sampaikan, saat ini masih dalam lidik," pungkasnya.

Baca: Postingan Terakhir dan Fakta Mengejutkan tentang Dodi Triono

Seperti diketahui, Ir Dodi Triono, dua putrinya dan tiga orang lainnya menjadi korban pembunuhan sadis di rumahnya sendiri di Jl Pulomas Utara no. 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Korban yang berjumlah 11 orang ini disekap di kamar mandi ukuran 1,5 m x 1,5 m selama belasan jam dari Senin sore dan baru diketahui Selasa pagi.

Baca: Ini Peran 3 Pelaku Pembunuhan Sadis Pulomas

Dodi dikenal sebagai seorang arsitek dan pengusaha properti cukup ternama dan disebut-sebut memenangkan sebuah tender renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved