Pembunuhan Sadis di Pulomas

Diona Putri Dodi Triono Diseret dari Kamar Lantai Dua Menuruni Anak Tangga

Pelaku sengaja membuang kunci kamar mandi dan mematahkan daun pintu sehingga korban di dalam mandi tidak mungkin bisa keluar.

Diona Putri Dodi Triono Diseret dari Kamar Lantai Dua Menuruni Anak Tangga

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pelaku perampokan disertai pembunuhan sempat menganiaya seorang anak Ir Dodi Triono, yakni Diona Arika (16).

Diona diseret dari kamarnya di lantai dua menuju ke lantai satu melalui tangga.

"Saya harap tidak ada yang spekulasi bahwa ada motif lain. Sejauh ini perampokan disertai penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan seseorang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan, Rabu (28/12/2016).

Sedangkan kematian enam orang, Iriawan menyebut penyebabnya adalah kehabisan oksigen.

"Kamar mandi berukuran 2 x 1 meter itu tidak punya ventilasi. Bayangkan dari pukul 14.35 sampai keesokan harinya 11 harus berdesakan di sana," katanya.

Pelaku sendiri sengaja membuang kunci kamar mandi dan mematahkan gagang daun pintu sehingga korban di dalam kamar mandi tidak mungkin bisa keluar.

"Kami masih dalami kenapa mereka memilih kamar mandi itu sebagai tempat menyekap," kata Iriawan.

Iriawan memastikan, motif dari peristiwa itu murni perampokan.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dalam penangkapan itu yakni sejumlah uang tunai, jam tangan merk rolex, sejumlah handphone.

"Kemungkinan masih ada barang curian lain yang dibawa pelaku yang saat ini masih kami buru," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved