Pembunuhan Sadis di Pulomas

Rekaman CCTV Bongkar Pembunuhan Keji di Rumah Dodi

Si Pincang tewas setelah tim gabungan polisi menggerebek persembunyian mereka di Bekasi.

Rekaman CCTV Bongkar Pembunuhan Keji di Rumah Dodi
capture tribunnews.com
Aksi kejahatan Ramlan 'Si Pincang' saat di rumah Dodi Triono terekam kamera CCTV. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ramlan Butar Butar, tersangka perampokan sekaligus pembunuhan pemilik rumah elit di Jalan Pulomas Utara nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, meregang nyawa.

Si Pincang -sebutan Ramlan- tewas setelah tim gabungan Direktorat Kriminal Umum PMJ, Polres Metro Jakarta Timur dan Polresta Depok menggerebek persembunyian mereka di rumah kontrakan milik Kimley di Jalan Kalong Rt 08 Rw 02 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi.

Polisi melepas timah panas ke kaki Ramlan lantaran melakukan perlawanan saat hendak dicokok tim gabungan. Ramlan ditangkap bersama rekannya, Erwin Situmorang. Serupa dengan Ramlan, Erwin pun dibekuk setelah dihadiahi timah panas di kaki.

"Saat akan dilakukan penangkapan, kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan represif dengan melepaskan tembakan di bagian kaki kedua tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (28/12).

Polisi mendapat titik terang tentang para tersangka pelaku dari rekaman CCTV yang dipasang di rumah Dodi Triono. Dari hasil analisa CCTV polisi menyimpulkan bahwa pelaku adalah Ramlan Butar Butar. Dugaan itu menguat setelah tim memintai keterangan Philip Napitupulu, tersangka dalam kasus lain.

"Dari hasil analisa CCTV telah disimpulkan bahwa pelaku adalah Ramlan Butarbutar," kata Argo seraya memastikan pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti saat menangkap dua terduga pelaku pembunuhan keluarga di Pulomas.

"Barang bukti yang diamankan dari Ramlan yaitu uang Rp 6,3 juta, jam Rolex warna silver, topi hitam, dua handphone Samsung, satu handphone Blackberry warna hitam, kunci motor Yamaha, kunci motor Honda," urainya.

Dari Ramlan, polisi juga menyita kacamata, jaket, dan kemeja putih gading. Sejumlah barang berharga juga ditemukan dari Erwin dan diamankan polisi.

"Barang bukti yang diamankan dari Erwin uang Rp 3,4 juta, empat lembar uang Thailand, handphone Nokia warna hitam, handphone merek Cina, STNK Yamaha Jupiter MX bernomor polisi B 6769 EIX atas nama Siti Maria," ujar Argo.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang lainnya dari Erwin, yakni jaket kulit berwarna hitam, tas warna cokelat, dan topi warna abu-abu.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved