Pembunuhan Sadis di Pulomas

Diona Ceritakan Ini Kepada Ibunya Tiga Minggu Sebelum Dibunuh

Rupanya Diona datang kepada ibu kandungnya itu untuk curhat terkait masa depan pendidikannya jika lulus SMA.

Diona Ceritakan Ini Kepada Ibunya Tiga Minggu Sebelum Dibunuh
Instagram
Diona Arika 

"Kak (panggilan Diona), kalau di UI mudah-mudahan tercapai tapi mama enggak izinin kamu kost ya. Mama enggak mau kamu kost. Kenapa juga ke Unpad Bandung? Jauh-jauh amat.. Kalau kuliah dibandung sama mama," kata Saphira menirukan perbincangan saat itu.

Baca: Ini Janji Dodi Triono kepada Agnesya Kalangi Sebelum Tewas Dibunuh

Dia menambahkan, Diona sempat berminat di bidang pariwisata. Namun Diona berubah pikiran dan ingin mencoba kuliah jurusan Psikologi atau jurusan Hubungan Internasional setelah Saphira mengajak ke Candi Borobudur.

"Katanya mau kuliah pariwisata, mesti tahu candi," kata Saphira kemudian melanjutkan, "batal (mau kuliah pariwisata) deh mah," menirukan ucapan anaknya itu.

"Kalau lihat tipikal kamu, ambil psikologi saja. Kakak, pilihan pertama psikologi, kedua Hubungan Internasional saja," timpal Saphira kepada Diona saat itu.

"Sayang, itu semua tak kesampaian," katanya lagi lirih.

Setelah membicarakan Diona, Saphira terdiam.

Dia kemudian melanjutkan bercerita tentang Dianita Gemma yang juga tewas dalam kejadian itu.

Menurutnya, Gemma memiliki banyak cita-cita, diantaranya ingin menjadi desainer dan arsitek.

"Kalau Gemma sekolah home-schooling. Cita-citanya banyak, mau jadi arsitek mau jadi desainer," ucap Saphira.

Saphira juga menceritakan Zanette yang akrab dipangil Anet yang pandai menggambar dan suka menilai gambar pekerjaan Dodi Triono yang berprofesi sebagai arsitek.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help