BangkaPos/

Menag: Indonesia Rentan Dipecah Belah Melalui Media Sosial

Keutuhan bangsa Indonesia menurut Lukman sangat rentan untuk dipecah belah oleh informasi-informasi yang bertujuan untuk menghasut.

Menag: Indonesia Rentan Dipecah Belah Melalui Media Sosial
KOMPAS.com/Nabilla tashandra
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2016) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau masyarakat Indonesia cerdas dalam menggunakan media sosial.‎

Ia meminta masyarakat kritis dalam memilah informasi-informasi yang beredar di dunia maya.

Baca: Roy Suryo Soroti Rencana Pemerintah Kontrol Media dan Medsos

Hal tersebut diungkapkan Lukman dalam acara dzikir bersama menjelang pergantian tahun di Masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu malam (31/12/2016).

‎"Kehidupan kita tidak bisa dielakan lagi dari era digital. Dimana kita semua menggunakan sosial media, dunia maya. Oleh karenanya kita harus semakin cerdas menggunakan itu‎," papar Lukman.

Baca: Sejoli Remaja Terperanjat Saat Mau Berbuat Mesum di Semak-semak

Keutuhan bangsa Indonesia menurut Lukman sangat rentan untuk dipecah belah oleh informasi-informasi yang bertujuan untuk menghasut.

Apalagi Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.

‎"Sebagai sebuah bangsa di tengah-tengah keragaman kita, kemajemukan kita, sangat potensial untuk dipecah belah dengan informasi informasi tidak berdasar, informasi yang tidak benar,‎"paparnya.

Baca: Diona Ceritakan Ini Kepada Ibunya Tiga Minggu Sebelum Dibunuh

Lukman mengajak agar para pengguna media sosial menyebarkan informasi-informasi yang positif yang dapat memperkuat keutuhan bangsa.

Apalagi di Indonesia sekarang terdapat kurang lebih 129 juta pengguna aktif Internet yang menghabiskan 3,5 jam setiap harinya.

‎"Bukan justru sebaliknya. Sehingga kita tetap terjaga keutuhannya sebagai sebuah bangsa," pungkasnya.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help