BangkaPos/

Wajib Tahu, Inilah Pengakuan Mengejutkan Para Pilot Maskapai Penerbangan Dunia

Sebuah artikel dari Telegraph Travel mengungkap pengakuan pilot-pilot maskapai penerbangan seperti American Airlines, British Airways

Wajib Tahu, Inilah Pengakuan Mengejutkan Para Pilot Maskapai Penerbangan Dunia
Metro
Ilustasi pesawat terbang 

Punya kesempatan liburan

"Biasanya, semua pekerja penuh waktu dan keluarga mereka langsung berhak untuk (dapat) transportasi gratis. Ketersediaan kursi di seluruh jaringan operator mereka, dengan upgrade ke kelas pertama atau bisnis jika dapat izin menggunakan kursi kosong," kata seorang pilot asal Amerika Serikat dan penulis Cockpit Confidential, Patrick Smith.

Patrick menyebutkan bahwa karyawan salah satu maskapai penerbangan seperti pilot ditambah anggota keluarga yang memenuhi syarat berdasarkan perjanjian dengan operator penerbangan bisa mendapatkan kesempatan tarif terbang yang disebut “Tarif Zedd”.

“Ini adalah kesepakatan yang fantastis. Jika saya ingin terbang dari Bangkok ke Seoul di Korean Air atau Thai Airways, itu akan dikenakan biaya sekitar 70 dollar AS. New York ke Amsterdam dengan KLM, sekitar 100 dollar AS,” tambahnya.

Pilot mengambil foto untuk Instagram

Tak jarang, pilot meluangkan waktu untuk mengambil foto untuk diunggah di media sosial Instagram. Seperti seorang pilot bernama Santiago Borja dengan nama akun Instagram yang sama.

Apa itu mengambil foto dilegalkan? Hal itu tergantung di mana foto tersebut diambil.

Peraturan penerbangan di Inggris dan Amerika Serikat menyebutkan pilot harus menahan diri dari semua kegiatan yang tidak penting selama fase kritis penerbangan dan biasanya di bawah 10.000 kaki.

Penggunaan telepon genggam tak membuat kecelakaan

Instruksi untuk mematikan telepon genggam pasti diumumkan sebelum penerbangan dan sebelum mendarat. Asumsi umum adalah sinyal telepon akan mengganggu instrumen navigasi penerbangan dan bahkan bisa menyebabkan kecelakaan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help