Warga Desa Ini Jadi Miliarder Mendadak Gara-gara KEK TAA

Banyak mata sekarang mengarah ke warga desa yang kini menjadi milianer baru karena lahan mereka dibeli untuk pengembangan KEK Tanjung Api-api.

Warga Desa Ini Jadi Miliarder Mendadak Gara-gara KEK TAA
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Sejumlah buruh sedang mengupas kelapa di Kawasan Teluk Payo, Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (30/12/2016). 

Dibawa ke Kenten Laut atau Borang, kemudian dijual ke beberapa pasar tradisional di Palembang.

Andu sekarang masih memiliki lahan sehektare lebih sedikit yang sudah ditanami kelapa siap. Kebun kelapa ini biasa dipanen setiap tiga bulan.

Baca: Bupati Klaten Pakai Kode Ini Untuk Samarkan Duit Suap Jual Beli Jabatan

Setiap hektare bisa menghasilkan pendapatan “kotor” sekitar Rp 10 juta.

Selain membuat rumah baru, Adun berencana menggunakan uang itu untuk biaya sekolah anaknya.

“Tidak ada niat pindah Palembang, sebab mata pencaharian di sini. Kalau ada orang mau jual kebun akan dibeli,” tambahnya.

Baca: Foto-foto Perayaan Tahun Baru di Sejumlah Negara

Ia mengakui, sekarang banyak orang mengatakan desa mereka di tahun-tahun mendatang akan semakin ramai.

Bahkan beberapa waktu lalu ia pernah berjumpa dengan orang yang mengambil sampel tanah yang katanya untuk pembangunan jalan tol dan rel kereta api.

Tetapi di beberapa benak warga desa mulai muncul kekhawatiran, apakah mereka masih tetap di sana dan bagaimana nasib mereka nanti.

Sebab selama ini warga desa hanya mengandalkan hidup dari berkebun kelapa.

Pembayaran pembebasan lahan ini terbilang lama.

Sesuai jadwal yang disusun, pembebasan ini sudah dimulai pada 2014 dan ditargetkan selesai pada 2015.

Nyatanya pembebasan hanya sebagian lahan baru terealisasi di akhir 2016.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help