Musibah KM Zahro Ekspress

Eli Aliyah Tewas Demi Selamatkan Putrinya, Sebelum Tenggelam Sempat Pegang Tangan sang Anak

Pelampung yang didapat Eli Aliyah dari atas KM Zahro Express diberikan pada sang anak. Ibu ini tenggelam di perairan Muara Angke,

Eli Aliyah Tewas Demi Selamatkan Putrinya, Sebelum Tenggelam Sempat Pegang Tangan sang Anak
tribunnewsbogor
Eli Aliyah 

Kakak Eli bernama Mila Hanifah, sementara adiknya bernama Megantri yang membawa dua anaknya.

Hermawati menjelaskan kejadian saat kapal yang akan membawanya ke Pulau Tidung terbakar.

Eli hanya mendapat satu pelampung.

Kala iti Eli lebih memilih untuk memberi pelampung itu ke anaknya, Elsa.

"jadi Elsa nyebur duluan ke laut, setelah itu ibunya, kemudian di laut mereka berdua sempat pegangan tangan juga dan Elsa nangis menjerit, terus katanya Eli udah kelihatan lemes dan akhirnya tenggelam," papar Marawati yang diceritakan oleh Mila.

Sementara kakak dan adiknya, Wati menjelaskan bahwa keduanya terpisah pasca menyelamatkan diri dari insiden itu.

"Kakak sama adik Eli masih bareng di atas kapal, tapi ketika nyebur ke laut mereka terpisah," jelasnya.

Dari tujuh jiwa tersebut hanya Eli yang tidak selamat.

Elsa Maritza (10), yang sebelumnya dikabarkan selamat dalam insiden terbakarnya kapal Zahro Express tampak sudah berada di kediamannya.

Elsa merupakan putri Eli Aliyah (40), penumpang Zahru Express yang menjadi korban tewas.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Minggu (1/1/2017) di Perumahan Puri Nirwana 3, Cibinong, Kabupaten Bogor, Elia datang diantar saudaranya yang tidak diketahui identitasnya sekitar pukul 21.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help