Musibah KM Zahro Ekspress

Eli Aliyah Tewas Demi Selamatkan Putrinya, Sebelum Tenggelam Sempat Pegang Tangan sang Anak

Pelampung yang didapat Eli Aliyah dari atas KM Zahro Express diberikan pada sang anak. Ibu ini tenggelam di perairan Muara Angke,

Eli Aliyah Tewas Demi Selamatkan Putrinya, Sebelum Tenggelam Sempat Pegang Tangan sang Anak
tribunnewsbogor
Eli Aliyah 

Mantan GM X-One Club Bogor itu juga menuturkan bahwa semua karyawan termasuk Jeksen berangkat dari Bogor Minggu pagi menggunakan mobil pribadi.

Sapta yang menuturkan bahwa dirinya baru saja bertemu dengan Jeksen pada perayaan malam tahun di tempat tersebut.

Saat bertemu, Jeksen yang kini masih berada di Rumah Sakit Atmajaya itu, tiba-tiba saja Jackson mendekap tubuh Sapta.

"Saya juga tidak tahu kenapa tiba-tiba saja dia meluk saya, minta maaf segala macam," jelasnya dengan suara terbata.

Menurutnya, malam itu Jeksen meminta maaf bila masih ada kekurangan dalam memimpin perusahaannya saat ini.

Kenangan kerja bersama masih belum bisa dilupakan oleh Sapta.

Sebelum keluar dari X- One, Jackson merupakan wakil dari Sapta.

"Kerja satu ruangan, tiap hari ketemu," katanya.

Selain menjabat sebagai General Manager, Jackson juga dikenal sebagai disc jockey (DJ) ternama di Bogor.

Sampai dengan saat ini, semua karyawan X-One yang menjadi korban dalam kejadian nahas itu berangsur-angsur datang ke Bogor.

Namun menurut keterangan Sapta, ada satu orang yang belum ditemukan bernama Kris.

"Dia marketing di X-One," ujarnya.

Kronologi Terbakarnya Kapal Zahro Express

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (1/1/2017) pagi.

Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Penyebab terbakarnya kapal masih terus diselidiki.

Untuk sementara, Kementerian Perhubungan menduga penyebab terjadi kebakaran adalah akibat korsleting listrik di ruang mesin.

"Dugaan sementara, insiden itu kemungkinan besar akibat korsleting di ruang mesin," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono melalui keterangan tertulis, Minggu.

"Diasumsikan mesin kapal tersebut meledak kemudian terbakar di kamar mesin yang di dalamnya terdapat tangki bahan bakar," kata dia.

Kementerian Perhubungan juga merilis kronologi kejadian terbakarnya kapal tersebut.

Berikut kronologi sejak kapal tiba di Muara Angke, kemarin:

31 Desember 2016

Pukul 13.15 WIB: Kapal Zahro Express tiba di Pelabuhan Muara Angke dari Pulau Tidung.

1 Januari 2017

Pukul 06.30 WIB: Nakhoda mengajukan permohonan keberangkatan kapal tujuan Pulau Tidung.

Pukul 07.00 WIB: Kapal tolak dari Pelabuhan Muara Angke.

Pukul 08.35 WIB: Kapal Zahro Express terbakar.

Pukul 10.24 WIB: Bangkai Kapal Zahro Express ditarik ke Pelabuhan Kali Adem oleh KNP 348.

Pukul 12.30 WIB: Bangkai kapal Zahro Express tiba di Pelabuhan Kali Adem.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved