Pembunuhan Sadis di Pulomas

Anak Buah Ramlan Butarbutar Minta Ditembak Mati

Erwin Situmorang tak menyangka enam korban perampokannya meninggal dunia dari aksi kejahatan yang dilakukan kelompoknya.

Anak Buah Ramlan Butarbutar Minta Ditembak Mati
Warta Kota/Adhy Kelana
Salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan keluarga Dodi Triono di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Erwin Situmorang dipindahkan dari ruang Melati menuju ruang bedah di Rumah Sakit Bhayangkara R Said Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Erwin Situmorang, salah satu pelaku perampokan di Pulomas, tak menyangka enam korban perampokannya meninggal dunia dari aksi kejahatan yang dilakukan kelompoknya.

Meskipun telah beberapa kali melakukan aksi perampokan, namun, selama beraksi anak buah Ramlan Butarbutar ini tak pernah menghabisi nyawa korban.

"Dia tak menyangka ada korban meninggal. Selama melakukan aksi malang-melintang di perampokan dia belum pernah melukai korban dan ada yang meninggal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (2/1/2017).

Baca: Ramlan Si Kapten Pincang dkk Sempat Urunan Rp 1 Juta

Dihadapan penyidik, Erwin Situmorang menyesal menghilangkan nyawa orang lain. Sebagai bentuk tanggungjawab, dia meminta kepada para penyidik untuk menghabisi nyawanya.

"Makanya kemarin tersangka Erwin Situmorang sampai menyatakan melihat korban meninggal, dia bilang pak lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal," kata dia.

Baca: Tahlilan, Mantan Istri Dodi Triono Tak Kuasa Menahan Tangis

Sebelumnya, telah terjadi penyekapan berujung pembunuhan di kediaman arsitek Dodi Triono yang juga menjadi korban tewas dalam aksi keji tersebut.

11 orang tersebut disekap di dalam sebuah kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 m di rumah Dodi Triono yang berada di JalanPulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur.

Baca: Bak Film Titanic, Ibu Merelakan Nyawanya Demi Sang Putri

Dari sebelas korban, enam diantaranya dinyatakan tewas, yakni Dodi (59) pemilik rumah, Diona (16) anak Dodi, Dianita (9) anak Dodi, Amel (10) teman Dianita, serta dua supir Dodi yakni Yanto dan Tasrok.

Sedangkan korban yang masih hidup yakni Zanette (13) anak Dodi, Emi (41) pembantu Dodi, Santi (22), Fitriani (23), dan Windy, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kartika.

Baca: Ini Ramalan Nostradamus yang Diyakini Bakal Terjadi Pada 2017

Nostradamus
Nostradamus
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved