Bupati Klaten Ditangkap, Gaji 13.Ribu PNS Tertunda

Gaji ribuan PNS itu tidak bisa dicairkan sebelum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilantik.

Bupati Klaten Ditangkap, Gaji 13.Ribu PNS Tertunda
tribunjogja/padhangpranoto
Bupati Klaten Sri Hartini 

BANGKAPOS.COM, KLATEN - Kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Klaten, Sri Hartini, berimbas pada gaji 13 ribu pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klaten.

Gaji ribuan PNS itu tidak bisa dicairkan sebelum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilantik.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten, Sunarna, tertundanya pelantikan OPD baru berpengaruh pada pencairan anggaran di 2017, termasuk pada gaji pegawai bulan Januari ini.

Adapun penyusunan APBD 2017 telah disesuaikan dengan OPD baru, dan total belanja gaji pegawai yang harus dibayarkan untuk Januari 2017 sebesar Rp 65 miliar.

“Karena belum ada pengisian OPD, pemberian gaji ini agak tertunda. Kegiatan SKPD (satuan kerja perangkat daerah--Red) juga tertunda. Kami masih menunggu kebijakan pengisian personel sesuai dengan OPD baru," kata Sunarna, Senin (2/1).

Sedianya, pelantikan OPD baru di lingkungan Pemkab Klaten berlangsung pada Jumat (31/12) malam.

Namun, pelantikan itu tertunda lantaran pada Jumat pagi, Bupati Klaten, Sri Hartini, tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap untuk pengisian sejumlah jabatan di Pemkab Klaten.

Hingga Selasa (3/1) kemarin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, belum juga menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten, pascatertangkapnya Bupati Sri Hartini dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Pemkab Klaten melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) telah mengajukan usulan ke Kementerian Dalam Negeri agar menetapkan Wakil Bupati Klaten, Sri Mulyani, sebagai Plt Bupati Klaten.

Asisten Bidang Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, Sri Winoto menjelaskan, keberadaan Plt Bupati tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved