Breaking News

Paman Mengaku Memukul Keponakan dengan Palu Karena Emosi

Pelaku Ni (32), paman yang memukul keponakan dengan gagang palu mengaku melakukan menganiaya karena emosi

Paman Mengaku Memukul Keponakan dengan Palu Karena Emosi
bangkapos.com/Disa Aryandi
Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Siswo Dwi Nugroho 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Pelaku Ni (32), paman yang memukul keponakan dengan gagang palu mengaku melakukan menganiaya karena emosi dan sedang mengalami kekacauan pikiran.

"Lagi emosi lah waktu itu. Tidak tau lah bang," ucapnya kepada Posbelitung.com, Rabu (4/1/2017) sembari memilih banyak diam.

Pelaku melakukan pemukulan terhadap keponakannya tersebut, dibagian ruang tengah rumah pelaku, yang beralamatkan di Jalan Murai, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kali pertama, pelaku memukul korban dengan cara ditempeleng dibagian mulut korban, dan dilanjutkan dengan melakukan mengayunkan telapak tangan dibagian muka kiri serta kanan.

"Habis itu kepala nya aku getok pakai gagang tukul (palu), baru tangan kanannya aku pukul pakai tukul juga. Habis itu aku sudah tidak tau," jelasnya.

Semula ditangkap polisi setelah mendapat laporan dari seorang pelapor berinisial NU (32).

"Iya laporannya sudah masuk, sekarang kami masih melakukan proses hukum terhadap pelaku. Pelaku juga sudah kami amankan, untuk dilakukan pemeriksaan," kata Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Siswo Dwi Nugroho kepada Posbelitung.com, Rabu (4/1/2017).

Pelaku NI, diciduk oleh Buser Polres Belitung, Senin (2/1/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku diamankan oleh polisi dikediamannya, dan tidak bisa mengelak ketika dijemput oleh aparat keamanan.

"Setelah pelapor melaporkan ke SPKT, beberapa saat kemudian kami langsung melakukan pengaman terhadap pelaku," kata dia. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved