Hati-hati dengan Jalani Detoks karena Bisa Sebabkan Kematian

Dokter kemudian menemukan wanita itu mengalami kondisi yang disebut hyponatraemia, yakni kadar sodium dalam tubuh terlalu rendah.

Hati-hati dengan Jalani Detoks karena Bisa Sebabkan Kematian
http://www.sehatdanfit.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Seorang wanita Inggris yang sehat dan bugar jatuh sakit, bahkan hampir meninggal setelah melakukan "detoks tahun baru."

Wanita tersebut mengaku melakukan "pembersihan toksin" dalam tubuh dengan minum banyak cairan dan juga mengonsumsi suplemen herbal. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan dan mengalami kejang.

Baca: Bedah Buku Jokowi Undercover Bareskrim Temukan Hasil yang Mengejutkan

Dokter kemudian menemukan wanita itu mengalami kondisi yang disebut hyponatraemia, yakni kadar sodium dalam tubuh terlalu rendah.

Dalam British Medical Journal, dokter dari Milton Keynes Hospital memperingatkan bahaya "detoks" dan mengonsumsi cairan dalam jumlah berlebihan.

Baca: Harap Diperhatikan Ada Virus Baru Menyerang Aplikasi WhatsApp, Jangan Asal Klik

"Pasien seharusnya diberitahu kerugian melakukan detoks, terutama jika mereka mengonsumsi terlalu banyak cairan atau bahan herbal," katanya.

Setelah mengonsumsi suplemen kombinasi vitamin B, glutamin, l-theanin, teh hijau, teh sage, dan juga akar valerian, wanita itu mulai mengalami stres dan gangguan mood.

Baca: Kisah Dora Natalia Saat Dipindah ke Pekanbaru, Bak Artis Diburu Pewarta

Suplemen herbal semacam itu disebutkan sedang populer di Inggris.
Namun, dokter mencatat ada beberapa kasus gangguan kesehatan pada pasien yang mengonsumsinya.

Misalnya saja, pria yang punya riwayat gangguan kecemasan menderita kejang setelah mengonsumsi suplemen herbal, termasuk akar valarian.

Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati menjalankan metode detoks yang mengharuskan minum air dalam jumlah banyak.

Minum banyak air dipercaya bisa membersihkan zat toksin dalam tubuh. Namun kondisi itu dapat menyebabkan elektrolit terlalu banyak keluar karena frekuensi buang air kecil yang sering.

Editor: dedypurwadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help