Pembunuhan Sadis di Sungailiat

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Sungailiat Terbongkar Gara-gara Ini

Ungkap kasus tersebut berawal dari sebuah pesan singkat (SMS) yang diterima suami korban, Akong (35) dari seseorang tak dikenal.

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Sungailiat Terbongkar Gara-gara Ini
Bangkapos.com/Dok
Aliong (39), mengenakan baju tahanan, tersangka pembunuh sadis digelandang penyidik Satreskrim Polres Bangka, Rabu (4/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Feri Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ternyata begini cara polisi mengungkap kedok pelaku pembunuhan sadis menimpa Imelda (32) dan Aura (6) di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Ungkap kasus tersebut berawal dari sebuah pesan singkat (SMS) yang diterima suami korban, Akong (35) dari seseorang tak dikenal.

"Untuk sementara seperti disampaikan, dari proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian sejak diteriamanya laporan dari suami korban (Akong) tentang dugaan penculikan yang dilakukan tehadap anak (Aura) dan istrinya (Imelda)," kata Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian kepada Bangkapos.com, Rabu (4/1/2017) petang.

Baca: 10 Pembunuh Paling Sadis di Dunia, Nomor 5 Berasal dari Indonesia

Dari laporan Akong, polisi langsung berkordinasi dengan sejumlah keluarga korban, khususnya sang suami, Akong (35), si pelapor.

Pertama kali yang dilakukan polisi adalah mencari tahu siapa si pengirim pesan SMS bernada ancaman meminta uang tebusan pada suami korban, Akong.

"Awalnya ada infiormasi, bahwa pelaku mengirim SMS, minta tebusan sejumlah uang (Rp 100 Juta). Dari siitulah dilakukan penyelidikan awal," kata Sophian.

Baca: Gadis Biliar Dipaksa Layani 3 Lelaki Bergantian

Pada polisi, suami korban, Akong, begitu yakin bahwa istri dan anaknya diculik.

Alasannya, karena SMS yang diterima Akong, dikirim oleh pelaku, menggunakan telepon seluler milik sang istri (korban).

Baca: Jodoh Memang Tak Lari Kemana, 4 Pasangan Ini Balikan Setelah Sempat Menikah dengan Orang Lain

Oleh karenanya, polisi kemudian berusaha melacak keberadaan handphone ini, termasuk mencari tahu siapa orang yang menyimpan alat komunikasi yang dimaksud.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved