3 Dinasti Politik di Indonesia, Ada yang Modelnya Seperti Arisan Keluarga

Sekitar 58 dinasti politik terbentuk sejak Indonesia melaksanakan sistem otonomi daerah.

3 Dinasti Politik di Indonesia, Ada yang Modelnya Seperti Arisan Keluarga
tribunjogja/padhangpranoto
Bupati Klaten Sri Hartini 

BANGKAPOS.COM - Memilih kepala daerah langsung oleh rakyat tak serta merta menghasilkan pemimpin yang ideal dan sesuai untuk memimpin daerah.

Satu di antaranya justru hasilkan kepemimpinan bergilir dalam satu keluarga. Klaten satu contohnya.

Kabupaten Klaten menjadi perhatian publik setelah Sri Hartini kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Baca: Kisah Dua Pasang Suami Istri Silih Berganti Pimpin Klaten dalam 20 Tahun jadi Viral

Catatan Wikipedia, Haryanto Wibowo jabat Bupati Klaten periode 2000-2005 berpasangan dengan Wisnu Hardono.

Pada pilkada selanjutnya H Sunarna SE MHum berpasangan dengan Samiadji (bukan Haryanto Wibowo seperti pada pesan berantai yang jadi viral) memenangkan percaturan politik saat itu.

Pada pilkada Klaten 2005 ia berhasil memperoleh 221.262 suara bersama wakilnya Samiadji.

Ia menjabat jadi bupati pada 2005 dan 2010, sementara di periode kedua ia kembali memenangkan suara rakyat dan menjabat bupati kali ini dengan istri dari bupati sebelumnya yakni Sri Hartini istri dari Haryanto Wibowo.

Baca: Bupati Katingan Ngaku Nikah Siri Tapi Kok Sama Istri Orang

Pasangan Bupati Sunarna dan Wabup Sri Hartini memimpin di periode 2010-2015.

Bersama Sri Hartini, Sunarna berhasil memperoleh suara sebesar lebih dari 65 persen.

Nah, mengisi kevakuman jelang pilkada muncul Plt yakni Drs Jaka Sawaldi MM yang memimpin Klaten antara 22 Desember 2015 hingga 17 Februari 2016.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved