Ini Alasan Polisi Tak Menahan Sopir Penyebab Tewasnya Dua Pemotor di Jl Raya Kayubesi

Tersangka Sirwan sudah diperiksa Penyidik Unit Laka Satlantas Polres Bangka, saat tersangka masih terbaring dalam perawatan medis

Ini Alasan Polisi Tak Menahan Sopir Penyebab Tewasnya Dua Pemotor di Jl Raya Kayubesi
Bangkapos/Fery Laskari
Kasat Lantas Polres Bangka AKP Dewi Rahmailis Munir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hingga, Senin (9/1/2017), Sirwan (24), belum pulih.

Sopir mobil MPV nopol BN 2174 HB itu, walau sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum dapat dijebloskan dalam ruang tahanan.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kasat Lantas AKP Dewi Rahmailis Munir, Senin (9/1q/2017), menyebutkan alasannya.

"Karena sopir Sirwan (24), mahasiswa, warga Simpang Yul Kecamatan Tempilang Bangka Barat, masih sakit, kaki kanannya patah, belum bisa berjalan, sehingga belum kita amankan (belum ditahan)," kata Kasat.

Menurut Kasat, tersangka Sirwan sudah diperiksa Penyidik Unit Laka Satlantas Polres Bangka, saat tersangka masih terbaring dalam perawatan medis di RSUD Sungailiat.

Ketika itui, Sirwan, diyakini sebagai penyebab kecelakaan maut hingga menewaskan pengendara motor Yamaha Vega Nopol BN 6451 QB, sekaligus penumpang motor.

"Sopir ini (Sirwan) diduga bersalah, menjadi penyebab tewasnya, Dedi Sandra alias Defi (31), dan Ahmad Sabrul (21), pengendara dan penumpang motor, keduanya warga Desa Labu Kecamatan Puding Besar Bangka, beberapa waktu lalu," katanya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan, sepeda motor, truk dan Minibus Ertiga terjadi di Jl Raya Desa Kayubesi Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka, Senin (2/1/2016) petang.

Insiden ini merenggut dua korban jiwa, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved