Sanem Sebut Desa Sebagai Akar Pemerintahan

"Kalau dulu memang pemerintah desa ini kurang diperhatikan, padahal masih bagian dari pemerintahan. Ibarat sebuah batang, jika akarnya rapuh..."

Sanem Sebut Desa Sebagai Akar Pemerintahan
bangkapos.com/riyadi
Suasana acara evaluasi APBDes 2016 dan pelaksanaan APBDes 2016 di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Senin (9/1/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Bupati Kabupaten Belitung, Sahani Saleh mengatakan desa merupakan bagian terbawah dari sebuah pemerintahan. Bahkan sekarang ini, desa sudah mempunyai aturan tersendiri yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Desa.

Sejumlah anggaran juga telah dikucurkan oleh pemerintah pusat langsung ke desa dengan tujuan untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Kalau dulu memang pemerintah desa ini kurang diperhatikan, padahal masih bagian dari pemerintahan. Ibarat sebuah batang, jika akarnya rapuh pasti akan tumbang," ujarnya dalam acara evaluasi APBDes 2016 dan pelaksanaan APBDes 2016 di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Senin (9/1/2017).

Meskipun demikian, kata Sanem, pemdes harus berkomitmen dalam pemanfaatan sejumlah anggaran yang diberikan. Sehingga apa yang dicita-citakan dalam Nawacita Presiden pembangunan harus dimulai dari wilayah pinggiran bisa tercapai.

Selain itu, pertanggungjawabannya juga harus jelas, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Karena dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati juga harus disertai laporan keuangan dari desa.

"Jadi kades tidak bisa semena-mena dalam memanfaatkan anggaran ini, harus ada prioritasnya. Kalau bisa pembangunan jalan itu serahkan saja ke kabupaten, biar anggaran desa itu bisa untuk yang lebih prioritas," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help