Ini Alasan Andi Purnomo Anak Bupati Klaten yang Dikabarkan Menghilang

Kabar terakhir dari Andi berupa sepucuk surat yang dikirimkan kepada ketua DPRD dan komisi-komisi.

Ini Alasan Andi Purnomo Anak Bupati Klaten yang Dikabarkan Menghilang
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Bupati Klaten Sri Hartini saat digiring ke tahanan KPK di Jakarta, Sabtu (31/12/2017) 

BANGKAPOS.COM, KLATEN - Hampir dua pekan setelah tertangkapnya Bupati Klaten, Sri Hartini,  oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan suap jabatan, putra Sri Hartiini, Andi Purnomo, seolah menghilang tanpa jejak.

Tidak ada yang mengetahui keberadaan Andi, yang tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) dan menduduki jabatan ketua Komisi IV DPRD Klaten.

Terakhir ia terlihat mengikuti rapat paripurna dengan agenda pembahasan APBD 2017 pada awal Desember 2016 lalu, sebelum akhirnya memasuki masa reses.

Adapun kabar terakhir dari Andi berupa sepucuk surat yang dikirimkan kepada ketua DPRD dan komisi-komisi.

Wakil Ketua Komisi IV, Sri Widodo, mengatakan surat itu berisi keterangan Andi yang dianggap menghilang secara misterius.

“Dalam surat beliau mengatakan sedang menenangkan diri karena kejadian ini (Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap Sri Hartini, Red),” katanya, Rabu (11/1/2017), di Klaten.

Menurutnya dalam surat yang tertanggal 9 Januari 2017 itu Andi mengaku syok atas kejadian yang menimpa ibunya.

Dengan kondisi tersebut, Andi memohon izin untuk menenangkan diri untuk sementara waktu.

“Isi surat itu, ini tertanggal 9 januari 2017, saya kurang tahu detailnya bagaimana, namun beliau menerangkan bahwa saat ini masih dalam kondisi syok dan ingin menenangkan diri dalam beberapa waktu."

"Serta memohon pengertian teman-teman DPRD untuk tidak bisa mengikuti rapat-rapat dan agenda kedewanan untuk sementara waktu,” ujar Sri Widodo.

Dalam surat tersebut, kata Sri Widodo, Andi menegaskan bahwa dirinya adalah warga negara yang taat hukum dan tidak menghilang seperti kabar yang beredar.

“Namun dalam surat tersebut, Mas Andi tidak menyebutkan sedang berada di mana."

"Kami juga tidak bisa memastikan beliau ada dimana, karena sampai sekarang belum bisa berkomunikasi (dengan Andi) secara langsung,” kata politikus PKS itu. (Tribunjogja.com/Angga Purnama)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved