Home »

Lokal

» Bangka

Bupati Bangka Akui Terkadang Harus Ngotot-Ngototan dengan Dewan Bahas Anggaran

Menurutnya, dalam mengelola keuangan ada empat hal yang harus dipahami, pertama politik anggarannya harus paham

Bupati Bangka Akui Terkadang Harus Ngotot-Ngototan dengan Dewan Bahas Anggaran
bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika memeriksa kendaraan SPGDT 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengatakan pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bangka masih memperoleh Sisa Lebih Perhitungan Anggara (SiLPA) pada APBD Tahun 2016 lalu.

Namun ia tidak mengetahui pasti berapa SiLPA APBD tersebut.

Menurutnya, dalam mengelola keuangan ada empat hal yang harus dipahami, pertama politik anggarannya harus paham, kedua berapa penerimaan daerah, ketiga prediksi belanja daerah seperti apa, dan keempat harus bisa mengaturnya keuangan daerah.

"Kami dengan DPRD Kabupaten Bangka sudah sepakat soal itu tentang politik anggaran. Kawan-kawan di dewan memahami, badan anggaran juga sama. Kadang-kadang kita ngotot-ngotot. Dalam pengelolaan anggaran tidak bisa ada duit kita belanja semua, kita lihat dulu prioritasnya mana," jelas Tarmizi kepada bangkapos.com.

Ia mengatakan, Pemkab Bangka harus bisa menghitung prediksi tentang pendapatan karena menyangkut ekonomi masyarakat.

"Laris dak dagangannya, laris dak warungnya kita perhitungkan tidak bisa apa-apa naik terus menekan masyarakat. Kita juga melihat potensi apalagi yakni BPHTB dengan pihak ketiga yang akan kita tingkatkan untuk menutup anggaran lainnya," saran Tarmizi.

Menurutnya, terakhir koordinasi antar pemerintah daerah seperti dengan Pemprov Babel dan koordinasi dengan pemerintah pusat yang dibantu oleh anggota DPD dan DPR RI serta semua fraksi di DPR RI.

"Kita punya kawan juga yang jadi sekjen dan deputi. Saya tanya bagaimana kondisi keuangan negara ini, bagaimana tentang kepegawaian. Dari mereka kita bisa dapat masukan. Saya ngasih tahu dengan kawan-kawan menganggar itu harus seperti ini, SKPD juga harus paham kondisi yang ada," harap Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help