Negara-negara Kuat Ini Izinkan Iran Impor 130 Ton Uranium

Iran sudah mengimpor 220 ton uranium sejak kesepakatan nuklir efektif berlaku pada Januari 2016. Dengan 130 ton uranium tambahan akan memberikan ...

Negara-negara Kuat Ini Izinkan Iran Impor 130 Ton Uranium
JOE KLAMAR / AFP
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengadakan jumpa pers dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif di Vienna, Austria terkait kesepakatan yang dicapai dalam pembicaraan soal program nuklir Iran. 

BANGKAPOS.COM, TEHERAN -- Iran telah mendapatkan izin dari negara-negara kuat dunia untuk mengimpor 130 ton uranium.

Baca: Sssttt, Ruben Onsu Bilang Jessica Iskandar Pengin Coba yang Made in Indonesia

Juru bicara badan atom Iran Behrouz Kamalvandi, Kamis (12/1/2017) mengatakan, komisi bersama yang mengawasi kesepakatan nuklir Iran sudah memberikan lampu hijau.

Baca: Bayar Pajak Mobil, Pengusaha AS Ini Pakai 300.000 Keping Uang Logam

"Mereka (Inggris, China, Perancis, Jerman, Rusia, dan AS) sudah menerima permintaan kami untuk membeli 130 ton uranium," kata Kamalvandi tanpa menyebut pemasuk uranium itu.

Baca: Beginilah Pesan SBY Kepada Agus Harimurti di Debat Perdana Pilkada DKI

Menurut Kamalvandi, Iran sudah mengimpor 220 ton uranium sejak kesepakatan nuklir efektif berlaku pada Januari 2016.

Dengan 130 ton uranium tambahan akan memberikan "cadangan" yang cukup bagus bagi program nuklir Iran.

Namun, Iran membutuhkan cadangan uranium dalam jumlah yang lebih besar untuk meningkatkan program nuklirnya ke level industrial.

"Eksplorasi tambang-tambang uranium baru terus dilakukan di seluruh negeri," ujar Kamalvandi.

Lebih jauh Kamalvandi membantah laporan media massa yang menyebut negeri itu sudah sepakat untuk mengurangi persediaan uranium yang sudah diperkaya hingga kurang dari 300 kilogram.

"Sudah ada perjanjian antara Iran dan negara-negara utama dunia untuk menghitung persediaan uranium untuk Iran," tambah Kamalvandi.

Di bawah kesepakatan ini, lanjut dia, maka persediaan uranium Iran tidak mungkin berada di bawah 300 kilogram. (*/AFP,)

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved