Rafi Harus Berurusan dengan Polisi Gara Gara Uang Rp 7000, Begini Kisahnya

"Pelapor kaget karena datang-datang dia langsung ditodong. Rafi selanjutnya marah-marah sebab uang Rafi hanya ada Rp 7 ribu. Rafi kemudian ..."

Rafi Harus Berurusan dengan Polisi Gara Gara Uang Rp 7000, Begini Kisahnya
net
Ilustrasi penganiayaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

BANGKAPOS.COM, SEMARANG -- Hanya gara-gara uang Rp 7 ribu, Rafi Al Gopang (19), warga Penjaringan, Semarang Tengah berurusan dengan aparat kepolisian.

Baca: Lupa Tutup Tirai, Pasangan ini Tidak Sadar Ditonton Orang Ramai saat Melakukan Hal Ini

Reynaldi Revy Maghiza (18), warga Villa Park Cluster Sewan, Pudak Payung, Banyumanik melaporkan Rafi ke Polrestabes Semarang karena dituding telah menganiaya dirinya.

Baca: Mengerikan, Sakit Perut tak Tertahankan Selama 18 Tahun, Ternyata Benda Ini Bersarang di Perutnya

Akibat dihajar, Reynaldi harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum selama dua hari.

Kepala Reynaldi memar dan pusing, tulang mata retak, gigi dan rahang nyeri.

Baca: Tega, Pria Ini Sekap dan Gantung Pacarnya, Selanjutnya. . .

Kejadian tersebut bermula saat Reynaldi dijemput oleh temannya yang bernama David.

Dengan berboncengan mengendarai sepeda motor, mereka sampai di daerah Penjaringan.

Sesampainya disana, Reynaldi langsung dihampiri oleh Rafi yang tak lain adalah rekan David yang sebelumnya sudah ada di lokasi tersebut.

Baca: Ini Dia Lima Film Daur Ulang yang Paling Dinanti Sepanjang 2017

Seketika itu juga, tanpa banyak bicara Rafi memaksa Reynaldi untuk menyerahkan semua uang yang ada di dompet atau di saku celana.

Baca: Hanya Ungguli Brunei dan Timor Leste, Posisi Indonesia Melorot di Daftar Terbaru Ranking FIFA

Di lapangan yang sepi itu diduga Reynaldi ujung-ujungnya dipukuli.

"Pelapor kaget karena datang-datang dia langsung ditodong. Rafi selanjutnya marah-marah sebab uang Rafi hanya ada Rp 7 ribu. Rafi kemudian dilaporkan memukuli Reynaldi hingga babak belur," kata Kabag Humas Polrestabes, Kompol Suwarna, Jumat (13/01/2017).

Dijelaskan Suwarna, hingga saat ini laporan warga tersebut masih dalam proses penyidikan pihak Sat Reskrim Polrestabes Semarang.

"Jadi kejadian pada Selasa pekan ini dan dilaporkan pada kamis malam kemarin ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Kasus ini masih didalami," pungkas Suwarna.

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved