BangkaPos/

Curah Hujan Meningkat Jelang Imlek, Mungkinkah Bakal Banjir Lagi, Inilah Mitos Seputar Imlek

Sayangnya tahun lalu, warga Tionghoa tidak bisa merayakan Imlek dengan tenang lantaran musibah banjir besar

Curah Hujan Meningkat Jelang Imlek, Mungkinkah Bakal Banjir Lagi, Inilah Mitos Seputar Imlek
m.keepo.me
imlek merah 

Tahun Baru imlek akan dirayakan oleh seluruh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia, tak terkecuali tentunya di Indonesia.

Meski tersebur di berbagai penjuru dunia, ternyata masih ada kesamaan mitos kepercayaan atau pantangan saat merayakan Imlek yang masih dipercaya hingga kini.

Dikutip dari Tionghoa.info, beberapa mitos yang dipercaya yakni:

1. Mitos tentang malam Tahun Baru Imlek

Merayakan Tahun Baru Imlek, rumah sebaiknya dibersihkan atau direnovasi sebelum menjelang malam tahun baru tiba, karena bila membersihkan rumah pada hari H nya dipercaya akan mengusir keberuntungan di sepanjang tahun yang akan berjalan.

Saat menjelang malam pergantian tahun baru, bukalah pintu utama (atau pintu yang langsung menghubungkan ke ruang tamu) lebar-lebar, karena dipercaya banyak Dewa-Dewi yang akan memberikan rezeki pada malam tersebut.

 Momen malam tahun baru Imlek ini biasanya banyak dimanfaatkan keturunan Tionghoa dengan kumpul bersama keluarga inti di ruang tamu untuk menghangatkan suasana dan tak sedikit juga yang rela begadang hingga pagi demi menghirup hawa tahun baru pertama.

2. Jangan berbicara hal-Hal yang berbau kematian

Orang-orang tua dulu mengajarkan kepada anak-anaknya agar tidak mengucapkan kata-kata yang berbau kematian saat Imlek berlangsung.

Hal ini dipercaya bahwa apa yang akan terjadi pada awal tahun baru, bisa menggambarkan apa yang akan terjadi di sepanjang tahun kemudian.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help