Ini Alasan Orangtua An Saat Anaknya Digelandang Satpol PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung turut memanggil para orang tua yang remaja yang terjaring razia.

Ini Alasan Orangtua An Saat Anaknya Digelandang Satpol PP
bangkapos.com/Disa Aryandi
An (15) didampingi ibunya bertemu Sekretrasi Satpol PP Kabupaten Belitung, Alkar, Minggu (15/1/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung turut memanggil para orang tua yang remaja yang terjaring razia.

Begitu juga dengan orangtua An (15) siswi salah satu SMK Negeri di Tanjungpandan yang ikut diamankan.

Ibunda An langsung menemui Sekretaris Satpol PP, Alkar mendampingi putrinya untuk mendengarkan sosialisasi Perda Tibum Kabupaten Belitung.

"Memang saya kasih ijin keluar kalau malam minggu. Tapi semalam dia (An) nginap di rumah sepupunya, jadi saya tidak tahu kalau dia keluar sampai segitu," ujar wanita berkerudung putih itu, Minggu (15/1/2017).

Dirinya tidak menyangka jika putri sulungnya itu bisa bergaul dengan remaja yang tidak pernah dikenalnya. Meskipun ia mengakui sikap anak putrinya itu tomboi.

Ketika bertemu remaja yang telah berani menjemput anaknya di tengah jalan itu, Ibunda An hanya mampu menggelengkan kepalanya.

"Tolong ya jangan dekati anak saya lagi. Saya bukan pilih-pilih, tapi ini demi masa depan anak saya," katanya sembari membenarkan letak kacamatanya.

Ia juga menegaskan kepada anaknya jika nanti kejadian tersebut terulang, dirinya enggan untuk datang mengurus.

"Silahkan kurung saja pak kalau nanti ketangkap lagi. Saya tidak mau urus lagi, ini saja kalau bapaknya tahu bisa dimarahin," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved