Tidak Ada Lagi Lahan APL untuk Cetak Sawah di Kabupaten Bangka

Kabupaten Bangka bisa mengajukan usulan cetak sawah yang lahannya berstatus kawasan, dengan syarat, ada keinhinman dari masyarakat

Tidak Ada Lagi Lahan APL untuk Cetak Sawah di Kabupaten Bangka
Bangkapos.com/Riyadi
Kawasan hutan lindung di Desa Pangkalniur Kecamatan Riausilip, yang diusulkan untuk areal cetak swah.

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Bangka Kemas Arfani Rahman mengungkapkan, di Kabupaten Bangka sudah tidak ada lagi lahan areal penggunaan lain (APL) untuk cetak sawah.

"Usulan 700 hektar lahan untuk cetak sawah, yang diusulkan beberapa desa di Kabupaten Bangka, lahannya kan berstatus kawasan, kalau yang APL kita nggak ada lagi," ujar Kemas kepada bangkapos.com Minggu (15/1/2017).

Kabupaten Bangka bisa mengajukan usulan cetak sawah yang lahannya berstatus kawasan, dengan syarat, ada keinhinman dari masyarakat.

Usulannya nanti disampaikan bupati ke provinsi, karena sekarang kewenangan soal kawasan hutan, sesuai UU 23, sudah kembali ke provinsi, kabupaten tidak ada kewenangan lagi.

Sekarang tergantung provinsi, apakah ada niat untuk mewujudkan ketahanan pangan atau tidak.

Penulis: riyadi
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved