Di Dusun Ujung Kalbar Ini, Warga Malah Pilih Pakai Ringgit

Dua Dusun di Desa Tembawang, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat hingga kini masih mengunakan mata uang ringgit Malaysia

Di Dusun Ujung Kalbar Ini, Warga Malah Pilih Pakai Ringgit
kompasiana.com
www.kompasiana.com 

BANGKAPOS.COM, PONTIANAK - Sebanyak Dua Dusun di Desa Tembawang, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat hingga kini masih mengunakan mata uang ringgit Malaysia dalam transaksi jual beli sehari- hari.

"Ada dua dusun di desa kami 100 persen mengunakan uang ringgit Malaysia. Coba saja kita transaksi di sana maka orang tidak menerima rupiah," ujar Kepala Desa Tembawang, Gak Muliadi saat dihubungi di Sanggau, Sabtu (14/1/2017) lalu.

Muliadi menyampaikan di desanya terdapat 10 dusun terdiri 672 KK dengan 3.200 jiwa.

"Waktu tempuh ke Malaysia sekitar 15-30 menit saja. Sedangkan dari desa kami menuju ke kota kecamatan butuh delapan sampai sepuluh jam dan itu hanya bisa menggunakan jalur air," kata dia.

"Jual dan beli warga kami lebih ke Malyasia. Untuk produk lokal, kami sering jual ke Malaysia seperti lada. Sementara untuk kebutuhan hidup makan sehari- hari dibeli dari Malaysia," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Dwi Suslamanto mengatakan, penggunaan uang ringgit di dua dusun di Desa Tembawang menjadi pekerjaan rumah dan perhatian serius pihaknya.

"Kondisi itu menjadi PR kami. Tetapi kondisinya memang tidak memungkinkan untuk setiap bulan melakukan kas keliling. Kita akan berkonsultasi dengan pusat agar masalah ini ada jalan keluar bagi masyarakat," kata dia.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved