Dua Oknum PNS Belitung Terjerat Kasus Korupsi Rumah Pintar

Ha dan Sa diduga terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan Rumah Pintar di SD Negeri 19

Dua Oknum PNS Belitung Terjerat Kasus Korupsi Rumah Pintar
POS BELITUNG/AL ADHI S
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Khristiya Lutfiasandhi memeriksa dokumen di SKB Belitung, Selasa (22/7). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ha dan Sa, dua orang oknum pegawai negeri sipil (PNS) asal Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin (16/1/2017) siang kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang.

Ha dan Sa diduga terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan Rumah Pintar di SD Negeri 19, Tanjung Pandan Belitung tahun anggaran 2011.

Kedua tersangka tipikor tersebut (Ha dan Sa) terlihat terdiam ketika jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutan terhadap kedua oknum PNS tersebut.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap dua oknum PNS itu dipimpin majelis hakim Setyanto Hermawan M Hum dengan dua orang anggotanya Corry Oktarina SH MH dan Suryadi SH MH.

Perkara tipikor ini berawal dari pengusutan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belitung dibawah pimpinan Nova Eliza SH MH.

Dalam pengusutan kasus korupsi ini tim aparat kejaksaan setempat sebelumnya sempat melakukan penggeledahan di UPT Dinas Pendidikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Belitung.

Pihak kejaksaan setempat (Kejari Belitung) menduga dari kegiatan proyek Rumah Pintar itu diduga negara dirugikan mencapai angka sekitar Rp 35 juta.

Pantauan bangkapos.com, Senin (16/1/2017) siang tampak Ha dan Sa terlihat menggunakan baju kemeja motif batik. Sidang tuntutan perkara itu berakhir hingga menjelang sore. (rap)

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved