Pelapor Ahok Ngaku Kalau Polisi Tak Terima Laporan Massa Akan Datang ke Polresta Bogor

Kepada petugas, Willyudin mengatakan akan mengerahkan umat Islam ke Polresta Bogor jika tidak diteima laporan itu.

Pelapor Ahok Ngaku Kalau Polisi Tak Terima Laporan Massa Akan Datang ke Polresta Bogor
TRIBUNNEWS/Isra Triansyah/Sindonews/POOL
/Isra Triansyah/Pool Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjalani persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jkarta Utara (PN Jakut) di ruang sidang di Auditorium Kementan, Jakarta. Selasa (17/1/17). Persidangan kali ini menghadirkan enam saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), dua diantaranya merupakan dua penyidik dari Polres Bogor yaitu Bripka Agung Hermawan dan Briptu Ahmad Hamdani. TRIBUNNEWS/Isra Triansyah/Sindonews/POOL 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Saksi kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat ancam polisi, bila laporannya tak diterima.

Saksi Willyudin Dhani menyebut pelaporan kasus dugaan penodaan agama sempat tidak diterima oleh pihak Polresta Bogor.

Saat itu, polisi menolak dengan alasan kasusnya terjadi di wilayah hukum lain, yakni di Kepulauan Seribu, tempat Ahok kunjungan kerja, dan menyinggung Surat Al Maidah ayat 51

"Awalnya memang laporan saya ditolak. Saya gak ngerti hukum, saya pikir laporan saya diterima dulu," ujar Willyudin saat sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2017).

Kemudian, Willyudin menemui bagian Reskrim. Kepada petugas, Willyudin mengatakan akan mengerahkan umat Islam ke Polresta Bogor jika tidak diteima laporan itu.

"Kemudian saya diminta konsul ke Reskrimnya. Di situ wawancara dan sampaikan kalau laporan tidak dterima, ribuan umat islam akan ke sini. Bukan bermaksud menekan. Ini amanah dari umat islam," tutur Willy.

Setelah ada ancaman pengerahan massa, petugas lantas menerima pelaporan Willy.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved