Rizieq Shihab Minta Polri Mediasikan dengan Megawati Soal Pidatonya

polisi harusnya menjembatani. Apa kami yang salah paham atau ibu Megawati yang terpeleset, kalau dijembatani enak

Rizieq Shihab Minta Polri Mediasikan dengan Megawati Soal Pidatonya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jabar, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1/2017). Kehadiran Habib Rizieq di Mapolda Jabar dalam rangka memenuhi panggilan tim penyidik Polda Jabar terkait dugaan kasus penghinaan Pancasila. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab meminta kepolisian memediasi pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Hal itu terkait pidato Megawati Soekarnoputri pada HUT ke-44 PDIP yang dinilai Rizieq menista rukun iman.

"Kami bertanya kepada Mabes Polri, kalau anda mau proses ulama dan kyai, kami mau bertanya hari ini kalau andaikata kami laporkan pidato Megawati, ada bagian pidatonya yang menyinggung umat Islam, ada bagian pidato yang menista rukun iman apakah kalau kami laporkan akan diproses Bu Megawati," kata Rizieq di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Baca: Beginilah, Keanehan Laporan Polisi Kasus Ahok Hingga Hakim Cecar Saksi Ini

"Enggak begitu dong, kalau kami memprotes pernyataan Ibu Megawati, polisi harusnya menjembatani. Apa kami yang salah paham atau ibu Megawati yang terpeleset, kalau dijembatani enak, dimediasi," tambah Rizieq.

Rizieq mengaku siap setiap saat melakukan mediasi dengan Megawati Soekarnoputri.

Baca: Pelapor Ahok Ngaku Kalau Polisi Tak Terima Laporan Massa Akan Datang ke Polresta Bogor

Bila Rizieq yang salah memahami pidato Megawati maka ia siap mengucapkan permintaan maaf.

"Kalau Megawati yang salah ucap minta maaf diselesaikan secara kekeluargaan selesai," kata Rizieq.

Baca: Kapolsek KPPP Pangkalbalam Bantah Tangkap Selundupan Kabel Optik

Rizieq menuturkan sampai saat ini belum melaporkan pidato Megawati kepada pihak kepolisian.

Namun, ia menanyakan mengenai pidato tersebut kepada Mabes Polri.

"Kami harus tabayun, kami harus tanya, kalau kami salah paham kami minta maaf, atau kalau Ibu Mega salah bisa klarifikasi," ucap Rizieq.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help