BangkaPos/

Wanita Korban Penusukan Oknum Polisi Ini Selamat dan Sudah Bisa Komunikasi

Usai lepas dari maut setelah melakukan operasi pencabutan pisau yang masih menempel di punggungnya, Fuji masih terbaring lemah

Wanita Korban Penusukan Oknum Polisi Ini Selamat dan Sudah Bisa Komunikasi
ist
Korban Penusukan Fuji warga Bengkulu, yang terjadi di Toboali, pada Selasa (17/1/2017) harus di rujuk ke RSBT Pangkalpinang, dengan kondisi yang masih sadar korban dimasukkan ke dalam Ambulance. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Cairan darah dan infus masih terus mengalir di pergelangan tangan wanita berkulit tubuh putih ini di Kamar I Ruang Rajawali RSBT Pangkalpinang, Rabu (18/1/2017) sore.

Wanita bernama Fuji ini merupakan korban dari penusukan pisau di punggungnya yang terjadi di wilayah Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (17/1/2017) sore.

Usai lepas dari maut setelah melakukan operasi pencabutan pisau yang masih menempel di punggungnya, Fuji masih terbaring lemah di kasur perawatannya.

Baca: Ditikam Polisi Mantan Pacarnya, Gadis Ini Bermotor dengan Pisau Menancap Dipunggungnya

Matanya masih terpejam saat Bangkapos.com mengunjunginya untuk mengetahui kondisinya usai peristiwa berdarah tersebut.

Bibinya yang tinggal di wilayah Tuatunu Pangkalpinang, Yani masih terus menjaganya pasca dipindahkan dari ruang ICU sekitar pukul 10.00 Wib.

Baca: Kisah Unik, Selamanya Warga Desa Pergam Tak Mau Makan Ikan Lele

Belum ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya setelah operasi yang di lewatinya usai di rujuk dari Rumah Sakit di Toboali.

Bibinya pun belum mengetahui secara pasti bagaiman kronologis kejadian yang menimpa keponakannya tersebut.

Baca: Teganya, Janin yang Baru Dilahirkan Dibuang Begitu Saja ke Selokan

Ia bahkan mendapat kabar penikaman keponakannya ini dari keluarga besarnya yang berada di Bengkulu. Memang Fuji merupakan pendatang asal Provinsi Bengkulu.

"Semalam sesaat sampai disini (RSBT-red) langsung di lakukan operasi, saat ini kondisinya sudah stabil cuma masih istirahat belum bisa berbincang," katanya.

Baca: Buaya Ganas Ini Meronta, Ternyata Tubuhnya Kepanasan Alami Dehidrasi

Menurutnya usai mendapat kabar kejadian itu, dirinya bersama keluarga hendak berangkat menuju Toboali. Namun karena di rujuk ke RSBT Pangkalpinang, pihaknya langsung menunggu di rumah sakit.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help