Pasangan Pelajar Ini Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya, Ngaku Malu Tak Siap jadi Orang Tua

Mereka mengaku terpaksa membuang bayi tersebut karena malu, disebabkan bayi tersebut adalah hasil hubungan

Pasangan Pelajar Ini Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya, Ngaku Malu Tak Siap jadi Orang Tua
Warta Kota/Ichwan Chasani
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

BANGKAPOS.COM, GUNUNGKIDUL - Kasus pembuangan bayi perempuan di rumah seorang bidan di Dusun Glagah, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul akhirnya menemui titik terang.

Pelaku pembuang bayi akhirnya menyerahkan diri kepada Polsek Tanjungsari, Selasa (17/1/2017) lalu.

Kapolsek Tanjungsari, AKP Basuki Triono, mengatakan, pelaku dengan inisial A dan S, warga Wonosari, menyerahkan diri ke Polsek Tanjungsari.

Baca: Sempat Bersetubuh, Gadis ABG ini Kaget Ternyata Pacarnya Cewek

Mereka mengaku terpaksa membuang bayi tersebut karena malu, disebabkan bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap yang mereka jalani.

"Keduanya menyerahkan diri secara langsung, dan mengakui perbuatannya tersebut," ujar Basuki, Kamis (19/1/2017).

Baca: Beredar Video PNS Basel Digrebek Karaoke Saat Jam Kerja Dihukum Wakil Bupati

Basuki mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pasangan di bawah umur tersebut mengaku bingung atas kelahiran anak hasil hubungan gelap yang mereka lakukan.

Bayi tersebut dilahirkan di sebuah klinik kebidanan, pada Minggu (8/1/2017).

"Karena bingung, A dan S memutuskan untuk membuang bayi hasil hubungan gelapnya di rumah seorang bidan," tuturnya.

Baca: Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak, Adegan ke 28 Paling Ngeri, Masih Bergerak Dicekik Lagi

Berdasarkan informasi, A dan S ternyata masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kecamatan Wonosari.

Usia mereka pun masih di bawah umur. Pihak kepolisian akhirnya tidak menahan mereka karena kooperatif dalam pemeriksaan.

Baca: Gadis Belia Dibawa Kabur Pacarnya, Saat Ini Dikabarkan Ada di Jambi

"Untuk sementara tidak kami tahan, karena mereka kooperatif dalam pemeriksaan. Mereka kami perbolehkan pulang tetapi tetap dalam pengawasan," ujarnya.

Basuki menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap kasus pembuangan bayi tersebut.

Baca: Video: Beginilah Banjir Menggenangi Pasar Pagi Dilihat dari Udara

Dirinya bersikap berhati-hati memperlakukan kedua pelaku karena keduanya diketahui masih di bawah umur.

"Proses hukum akan tetap berjalan, namun kami masih akan periksa lebih lanjut," tuturnya. (tribunjogja.com)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved