Presiden Jokowi Setujui Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Jadi International

Untuk kepastian kapan tanggal penerbangan akan dimulai, kata Sanem, perihal tersebut masih menunggu manajemen Lion Air.

Presiden Jokowi Setujui Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Jadi International
ist
Suasana rapat di Gedung Pertemuan, Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Senin (16/1/2017) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung diam - diam ternyata sudah berstatus Internasional.

Status Bandara itu sudah menjadi Internasional, ternyata sejak tanggal 22 Desember 2016 lalu.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang perubahan status Bandara itu, dengan nomot 856 tahun 2016 tentang Bandara Internasional.

Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem), Kamis (19/1/2017) membeberkan tentang Bandara Internasional itu kepada Posbelitung.com.

Bahkan, Senin (16/1/2017) telah melakukan rapat terbatas di Gedung Pertemuan Menteri Perhubungan (Menhub).

Sanem ketika itu, didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung, Karyadi Sahminan, Kepala Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Anies Wardana, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, Ayi Thamrin, dan Kepala Pariwisata Kabupaten Belitung, Hermanto.

Rapat yang dipimpinan langsung oleh Safruddin, mewakili Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tersebut, juga diikuti oleh pihak dari Costume, Imigrasi, Qurantina, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia.

"Nah rapat terakhir kemarin, semua siap semua. Terutama mengenai CIQ itu, dan sudah sekapat paling cepat minggu pertama awal Februari (2017) sudah operasional," ungkap Sanem kepada Posbelitung.com, Kamis (18/1/2017).

Untuk kepastian kapan tanggal penerbangan akan dimulai, kata Sanem, perihal tersebut masih menunggu manajemen Lion Air.

Pasalnya mereka masih menunggu hari yang tepat untuk melakukan keberangkatan, dengan tujuan Kuala Lumpur.

"Izin Lion Air sudah ada, tinggal mengatur hari yang paling pas saja untuk terbang dan mereka pada intinya sudah siap. Tapi targetnya minggu pertama bulan Februari," ujarnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved