BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Bikin Bergidik, Tanpa Belas Kasihan Aliong Benamkan Keponakannya Aura Hidup-hidup

Kisah pembantaian ini diperagakan kembali oleh 'si pembunuh sadis' Tersangka Aliong (39), dalam reka ulang, Kamis (19/1/2017)

Bikin Bergidik, Tanpa Belas Kasihan Aliong Benamkan Keponakannya Aura Hidup-hidup
Bangkapos/Deddy Marjaya
Aliong menunjukkan caranya memayungi Aura sebelum dibenuh dalam rekontruksi pembunuhan di Desa Rebo Kabupaten bangka Kamis (19/1/2017). Aliong sebelumnya lebih dahulu menghabisi Amelia ibu kandung Aura dengan cara mencekik leher kemudian membunuh Aura dengan cara yang sama. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hanya sebait teriakan, langsung membuat Aliong(39), panik.

Baca: Perempuan Ini Kaget Calon Suaminya Ternyata Begini, Padahal Undangan Telanjur Disebar

Rasa takut menyelimutinya, dan seketika mencekik Imelda (39), hingga merenggang nyawa.

Baca: Inilah Kisah Palang Hitam, Pemburu Mayat di Belantara Ibukota Sejak Zaman Belanda

Kisah pembantaian ini diperagakan kembali oleh 'si pembunuh sadis' Tersangka Aliong (39), dalam reka ulang, Kamis (19/1/2017), di lokasi kejadian (TKP) Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Rekonstruksi pembunuhan pelakunya Aliong
Rekonstruksi pembunuhan pelakunya Aliong

Rekonstrksi dimulai pada adegan pertama, Tersangka Aliong alias Kon liong menjemput Korban Imelda (32)dan anak Imelda, Aura (6).

Baca: Melongok Kekayaan Donald Trump, Milyuner Nyentrik Presiden Baru Amerika Serikat

Saat itu Tersangka menggunakan sepeda motor Vario Hitam, menemui Korban Imelda (32) dan Anak Imelda, Aura (6), yang menunggu di rumah makan Padang dekat Jembatan Jeliti Sungailiat, Minggu (1/1/2017) Pukul 12.00 WIB.

Baca: Kisah Ketika Sebuah Doa Menggetarkan Langit dan Mengeringkan Samudera

Pada adegan kedua, tersangka membonceng kedua korban, dari rumah makan tadi menuju rumah tersangka di Desa Rebo Sungailiat.

Sesampainya di rumah tersangka (adegan ketiga), korban duduk di kursi tamu rumah tersangka, dan tersangka memberikan minum pada tamunya (korban).

Tak berapa lama tersangka mengambil uang Rp 300 ribu, yang ingin dipinjam korban pada tersangka.

Setelah memberikan uang pinjaman pada korban, tersangka pada adegan keempat menceramahi korban agar jangan suka pinjam uang kemana-mana.

Tapi rupanya, korban tersinggung dengan ocehan tersangka. Korban marah besar pada tersangka dan mengeluarkan kata-kata kasar pada tersangka.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help