Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Bikin Bergidik, Tanpa Belas Kasihan Aliong Benamkan Keponakannya Aura Hidup-hidup

Kisah pembantaian ini diperagakan kembali oleh 'si pembunuh sadis' Tersangka Aliong (39), dalam reka ulang, Kamis (19/1/2017)

Bikin Bergidik, Tanpa Belas Kasihan Aliong Benamkan Keponakannya Aura Hidup-hidup
Bangkapos/Deddy Marjaya
Aliong menunjukkan caranya memayungi Aura sebelum dibenuh dalam rekontruksi pembunuhan di Desa Rebo Kabupaten bangka Kamis (19/1/2017). Aliong sebelumnya lebih dahulu menghabisi Amelia ibu kandung Aura dengan cara mencekik leher kemudian membunuh Aura dengan cara yang sama. 

Apalagi korban merasa, sebelumnya suami korban (Trianto alias Akong) membantu tersangka. Dalam emosi, korban, Imelda, mengeluarkan cacian pada tersangka.

"Babi kamu (maaf -red), anjing kamu, gak ada balas budi. Suami saya (Trianto alias Akong) juga dulu sering bantu kamu tapi suami saya (Trianto alias Akong) nggak ada ngomel-ngomel seperti kamu," bentak Korban Imelda (dipergakan Polwan), pada Tersangka Aliong.

Ucapan Korban Imelda ini pula yang membuat Tersangka Aliong, mulai bertindak kasar.

Dan pada rekonstruksi adegan ke lima, Tersangka Aliong alias Kon Liong (39) pun menampar korban Imelda (32) menggunakan sebelah (kanan) sebanyak satu kali.
Tamparan itu membuat Korban, Imelda (32), malah beranjak dari kursi sambil berteriak "Tolong..tolong saya mau diperkosa".

Teriakan Imelda (saat rekonstruksi diperankan Polwan), secara berulang ulang. Teriakan itu membuat Tersangka Aliong panik, takut teriakan korban didengar orang, sehingga tersangka menggunakan tangan kanan langsung mencekik leher korban persis pada tengorokan.

Cekikan membuat Imelda jatuh dari kursi ke lantai ruang tamu (pada adegan keenam).

Imelda berusaha melawan dengan cara merontah ronta dan tangan korban sempat mengenai wajah Tersangka Aliong.

Sehingga tersangka Aliong memegang tangan korban Imelda dengan menggunakan tangan kirinya sambil tangan kanan tetap mencekik tenggorokan Imelda, sambil menyeretnya ke dalam kamar, tanpa melepasan cekikan, dan akhirnya korban Imelda tidak bergerak lagi (tewas) di dalam kamar tersangka (pada adegan ke tujuh.

Pada adegan ke delapan, Aura (6), anak korban Imelda (Aura) ketakutan sambil menuju kamar tersangka, melihat ibunya (Imelda) yang tak begerak.

Di adegan ini, Tersangka Aliong juga menatapi korban Imelda, menunggu sekitar 20 menit untuk memastikan apaka Imelda hanya pingsan atau sudah mati.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help