Ini Ancaman, Banyak Perguruan Tinggi Asing Masuk Indonesia

Kita sudah diancam banyak perguruan tinggi asing yang mau masuk ke Indonesia. Di Dikti terdata banyak perguruan tinggi tidak sehat

Ini Ancaman, Banyak Perguruan Tinggi Asing Masuk Indonesia
kompas.com
Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Totok Prasetyo secara simbolis menyerahkan surat keputusan akreditasi A kepada Rektor UMN, Ninok Leksono, di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang (19/1/2017). 

BANGKAPOS.COM, SERPONG - Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Totok Prasetyo mengatakan tanpa adanya regulasi yang jelas kedatangan perguruan tinggi asing dapat berakibat buruk bagi perguruan tinggi dalam negeri.

"Kita sudah diancam banyak perguruan tinggi asing yang mau masuk ke Indonesia," ujar Totok pada acara serah terima surat keputusan akreditasi A di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Kamis (19/1/2017).

"Di kita (Dikti) ada 4.455 perguruan tinggi saja masih banyak yang enggak sehat. Datangkan dari sana (luar negeri), mati semua itu," ucap Totok.

Baca: Donald Trump Jadi Presiden AS, Michelle Obama Posting Foto Terakhir di Gedung Putih

Totok memaparkan, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk membangun universitas sekelas perguruan tinggi asing.

Dia berharap agar masyarakat Indonesia tidak berbondong-bondong kuliah ke luar negeri dan perguruan tinggi asing.

Menurut dia, dari total 4.455 perguruan tinggi di Indonesia, hanya satu persen yang sudah meraih akreditasi A. Di sisi lain, perguruan tinggi asing belum boleh masuk ke Indonesia.

Faktor utamanya adalah ketiadaan regulasi yang mengatur hal itu.

Baca: Wanita Ini Pesan Seporsi Ayam di Restoran, yang Datang Menjijikkan

Namun, lanjut Totok, jika regulasi perguruan tinggi asing akan ditetapkan, Kemenristekdikti akan mendorong agar perguruan tinggi dalam negeri tetap bisa maju.

"Kemungkinan nanti, salah satu regulasinya adalah mereka harus bekerja sama dengan kita,” ujarnya.

Totok menilai bahwa agenda masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia patut dicermati. Bisa jadi alasan mereka masuk semata-mata demi alasan mencari keuntungan finansial.

Halaman
12
Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved