Kisah Ketika Sebuah Doa Menggetarkan Langit dan Mengeringkan Samudera

Ketulusan doa memiliki kekuatan luar biasa, meski hanya dipanjatkan satu orang saja. Bahkan, doa itu bisa mengubah

Kisah Ketika Sebuah Doa Menggetarkan Langit dan Mengeringkan Samudera
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Ketulusan doa memiliki kekuatan luar biasa, meski hanya dipanjatkan satu orang saja.

Bahkan, doa itu bisa mengubah sesuatu yang tadinya nyaris mustahil.

Alkisah ada seorang kaya raya. Sosrobahu namanya. Perusahaannya berlusin-lusin. Uang di depositonya jika dibelikan rumah mungkin bisa membangun sebuah kota kecil.

Baca: Inilah Kisah Palang Hitam, Pemburu Mayat di Belantara Ibukota Sejak Zaman Belanda

Pada suatu ketika dia sakit parah. Berbulan-bulan terlentang di rumah sakit. Tepat di malam Jumat, pukul 24.00, dia datangi malaikat penyabut nyawa.

“Sudah waktunya napas putus darimu, wahai cucu Adam,” kata sang malaikat.

Ilustrasi
Ilustrasi

Bibir biru Sosrobahu makin pucat. Tergagap dia memohon, “Berikanlah aku kesempatan sebentar saja untuk melanjutkan hidupku, please!”

Malaikat diam. Matanya menatap tajam. “Baiklah kalau begitu,” tegas sang malaikat, “Tapi ada syaratnya.”

Baca: Melongok Kekayaan Donald Trump, Milyuner Nyentrik Presiden Baru Amerika Serikat

“Apa itu?” lonjak Sosrobahu kegirangan. “Naik umroh 10 kali dalam setahun, menyantuni 10 ribu anak yatim, atau apa pun pasti kulakukan,” teriaknya.

Malaikat tersenyum. “Sederhana saja. Cukup ada 10 orang yang mendoakanmu, maka kamu akan terhindar dari kematian dan sembuh seperti sedia kala.”

“Wah, gampang sekali,” pikir Sosrobahu. Segera dia mengiyakan dan berjanji dalam 48 jam pasti akan lebih dari 1.000 orang yang mendoakannya.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved