Hanya 8 Anggota DPRD Basel yang Hadiri Paripurna Interpelasi

kurangnya jumlah anggota dewan yang hadir, Samsul sebagai pemimpin rapat memutuskan untuk menutup sidang Paripurna.

Hanya 8 Anggota DPRD Basel yang Hadiri Paripurna Interpelasi
Bangka Pos / Riki Pratama
Wakil DPRD Bangka Selatan Samsul Bahri memutuskan untuk menutup rapat Paripurna yang membahas upaya Dewan melakukan hak Interpelasi terhadap Pemkab Basel, Senin (23/1/2017) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Wakil DPRD Bangka Selatan Samsul Bahri memutuskan untuk menutup rapat Paripurna yang membahas upaya Dewan melakukan hak Interpelasi terhadap Pemkab Basel, Senin (23/1/2017) siang.

Namun karena kurangnya jumlah anggota dewan yang hadir, Samsul sebagai pemimpin rapat memutuskan untuk menutup sidang Paripurna.

Baca: Anas Setengah Jam Bertarung Melawan Ikan Marlin di Perairan Tanjung Kelumpang

Rapat yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB itu berjalan molor dan dilaksanakan secara tertutup.

Sebelum di mulai sempat terjadi ketegangan antara Wakil DPRD Basel dengan anggota DPRD lainya karena, sebagian anggota tidak masuk ke dalam ruang rapat.

Baca: Wakil Ketua DPRD Basel Sendirian, Satu Setengah Jam Tunggu Anggota Masuk Ruangan Rapat

"Saya selaku pimpinan sudah saya buka, dan tutup yang hadir cuman delapan orang dari total anggota 25 orang, sudah saya panggil beberapa kali, dengan ini kita jelas tidak akan bergabung dengan fraksi lain, jadi hanya fraksi Gerindra sehingga mengenai hak interpelasi itu sudah batal, karena itu merupakan hak anggota masing masing,"jelas Samsul kepada bangkapos.com, Senin (23/1/2017) sambil beranjak pergi ke luar kantor DPRD Basel.

Baca: Angkasa Pura II Pangkalpinang Cuma Akui Taksi Berizin Lengkap Bisa Masuk Bandara Depati Amir

Samsul juga menyayangkan sikap dari anggota DPRD lainya, yang dirasa hanya keras di awal saja.

"Kita tetap memperjuangkan aspirasi rakyat kalu memang berbicara bekerja untuk rakyat, saya sangat kecewa awalnya semua anggota mengusulkan sebanyak 17 orang, namun sekarang yang masuk hanya sedikit, mungkin mereka takut karena di interpensi partai politik, kandidat pilkada, kemarin keras, tetapi sekarang tidak bicara lagi,"ucapnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved