Misteri Kematian Janda Biduan di Belitung Mulai Terkuak, Ternyata Diajak Mati Bersama

"Itu baru dugaan saja. Sewaktu dia (Sahirun) sempat sadar di rumah sakit bahwa mereka sama-sama bunuh diri. Tapi dari pendalaman kami, dugaan..."

Misteri Kematian Janda Biduan di Belitung Mulai Terkuak, Ternyata Diajak Mati Bersama
posbelitung/disa
Lokasi penemuan Juaini yang tewas bersimbah darah, Sabtu (21/1/2017). 

MEMBALONG, BN -- Misteri kematian Juaini (38) akhirnya terungkap. Janda biduan campak yang ditemukan tewas mengenaskan dengan sembilan luka tusukan di area dadanya itu, ternyata dibunuh oleh Sahirun (44), pria yang memboncengnya pada Sabtu (21/1) malam itu.

Baca: Bulu Anjing Ini Ternyata Mirip Kain Pel

Sementara Sahirun yang ditemukan sekarat dengan tujuh luka tikaman di dada dan perut, mencoba mengakhir hidupnya setelah menghabisi Juaini. Pengakuan itu terucap dari mulut Sahiran, yang masih dalam kondisi kritis di rumah Sakit H Marsidi Judono, Belitung.

Baca: Waspada Jika Mengalami Gejala Ini, Bisa Jadi Penyakit Ini Mengancam Anda

Peristiwa sadis yang terjadi di ujung perkampungan RT 14, Dusun Parang Bulo, Desa Parang Bulo, Kecamatan Membalong, Belitung, itu diduga dipicu oleh persoalan asmara. Ada pria lain di antara hubungan cinta antara pelaku dan korban yang baru berjalan dua bulan itu.

Baca: Kata Netizen Penampilann Artis Cilik Ini Hancur, Suami Tentaranya Langsung Balas Begini

"Itu baru dugaan saja. Sewaktu dia (Sahirun) sempat sadar di rumah sakit bahwa mereka sama-sama bunuh diri. Tapi dari pendalaman kami, dugaan pelaku mengarah ke cowok itu (Sahirun)," kata Kapolsek Membalong AKP Robby Ansyari kapada Posbelitung.com, Senin (23/1).

Menurut pengakuan Sahirun, kata Robby, yang membunuh korban Juaini adalah dia sendiri. Mereka bersama-sama bunuh diri dengan menggunakan pisau yang dibawa oleh Sahirun. "Tapi dari hasil penyidikan kami sementara ini, semua menjurus ke dia (Sahirun) adalah pelakunya," ujarnya.

Baca: Beginilah Reaksi Netizen Terkait Antasari Azhar Tanggapi Cuit-cuit SBY

Berdasarkan sedikit keterangan yang diperoleh dari Sahiran. Sepanjang perjalanan dari rumah menuju tempat mereka pentas, dia (Sahiran) dan Juaini terlibat pertengkaran hebat. Ada orang ketiga diantara hubungan mereka yang memicu cekcok mulut.

Baca: Netizen Dibikin Geram Usai Melihat Video Anjing Pudel Ini Dimarahi Majikan sambil Dipukul Sandal

"Nah habis itu si pelaku (Sahiran) memberhentikan sepeda motor, lalu cekcok lagi. Kata pelaku ini, dari pada kami sama orang lain mending kita (mereka) mati saja," ujar Robby.

Dari ucapan itu, lantas pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dari saku jaket dan mulai menusuk-nusuk ke dada korban. Setelah korban tak berdaya, (Sahiran) mulai menikam dirinya sendiri.

"Tapi ini baru sifatnya sementara kronologinya. Terus karena dia panik dan bingung karena korban sudah tergeletak, lalu dia menusuk diri sendiri bisa saja seperti itu. Cuma kami masih mendalami kasus ini," kata dia.

Pisau dapur bergagang hijau penuh bercak darah yang ditemukan di lokasi kejadian, kata Robby, akan dijadikan barang bukti. Pisau tersebut diduga sengaja dibawa Sahiran dari rumah dan digunakannya untuk menikam korban hingga tewas.

Kendati sudah memiliki keterangan awal, namun, kata Robby, pihak kepolisian masih akan mendalami kasus itu, sebelum menetapkan tersangka. Namun dari penyelidikan yang dilakukan polisi, dan keterangan Sahirun, pelaku menjurus kepada Sahirun.

"Kami belum bisa memintai keterangan lebih lanjut kepada dia (Sahirun), karena kondisinya masih belum memungkinkan. Tapi hasil sementara seperti itu, dan barang bukti juga sudah diamankan," ujarnya.

Kondisi Sahirun belum bisa sepenuhnya diajak bicara. Pria yang berstatus duda ini dalam kondisi tidur saat Pos Belitng mendatangi ruang tempat dia dirawat. Dua orang polisi dan keluarga tampak menungguinya.

"Belum merespon kalau ngomong. Saya tanya juga nggak dijawab-jawab. Cuma bilang tidak tau gitu, terus ngangguk-ngangguk," kata Rusani, kakak Sahirun, kepada Posbelitung.com. (n3)

Editor: asmadi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved